Home / Aceh

Jumat, 22 Mei 2020 - 22:24 WIB

Pihak Berwenang Didesak Berikan Pernyataan Tegas Terkait Pembukaan Tempat Wisata di Kota Langsa

AtjehUpdate.com,- LANGSA, Maraknya informasi dan selebaran tentang rencana dibukanya tempat-tempat wisata pada hari pertama Idul Fitri 1441 H yang masih dalam kondisi waspada penyebaran wabah Covid 19, elemen sipil mendesak agar ada satu pernyataan tegas dari pihak yang berwenang terkait rencana tersebut.

Desakan ini disampaikan oleh salah satu elemen sipil yang ada di kota Langsa, yaitu Lsm Gadjah Puteh melalui Direktur Eksekutif, Sayed Zahirsyah Almahdaly kepada awak media di sekretariat Lsm tersebut, Jumat (22/05/2020).

Dikatakannya bahwa pihak berwenang jangan hanya diam dan membiarkan hal ini menjadi polemik dan bahkan potensi konflik sosial di masyarakat, khususnya Kota Langsa.

Baca Juga :  Silaturahmi PPWI, PWI dan AJI Bangun Sinergitas Organisasi Pers di Langsa

Harusnya pemerintah melalui instansi berwenang atau Gugis Tugas Covod 19 agar dapat megeluarkan sebuah pernyatan atau keputusan tegas apakah hal ini dibenarkan atau dilarang dengan pertimbangan kesehatan masyarakat.

“Perlu diingat, jika ini dinenarkan maka secara sadar pemerintah telah mengangkangi keputusan pemerintah pusat untuk melakukan SOP yang sesuai dengan protokol penanganan covid 19, seperti stay at home, Phsycal Distancing dan sosial distancing ,” ujar Sayed.

Baca Juga :  Ketua Komite I DPD RI Tampung Aspirasi Pengurus APDESI Kota Langsa, Fachrul Razi: Masa Jabatan Kepala Desa Harus Diperpanjang

Tak hanya itu, jelas Sayed lagi, bahwa kucuran dana hingga puluhan miliyar rupiah untuk penanganan covid 19 dengan memangkas berbagai anggaran yang terkait peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, maka akan sia- sia dan patut dipertanyakan penggunaannya, apakah telah tepat sasaran atau mengambil kesempatan dalam bencana semata.

Pihaknya juga menghimbau kepada pengusaha atau pengelola tempat wisata agar lebih bijaksana dan tidak hanya memikirkan keuntungan dan mengumpulkan uang semata, namun kepedulian terhadap kondisi sosial yang ada adalah hal yang paling utama.(RE)

Share :

Baca Juga

Aceh

Tindaklanjuti Laporan LSM, Tim Ombudsman RI Turun Ke Aceh Timur

Aceh

Senator Fachrul Razi: Penjabat Kepala Daerah di Aceh Gagal Pimpin Daerah Jika Berhentikan Honorer

Aceh

Inflasi Aceh Tamiang Tinggi, Pj Bupati Kewalahan Tanpa Konsep Pengendalian yang Matang

Aceh

Ini Nama-Nama Sementara Perolehan Suara Teratas Caleg DPR RI Dapil 2 Aceh Hasil Real Count KPU RI

Aceh

Para Geuchik di Langsa Sudah Dihimbau Agar Tidak Mengusulkan Perangkatnya Terima BST

Aceh

Di Idi, Kena Razia Tak Pakai Masker Dihukum Baca Al-Quran

Aceh

Akibat Galian Jargas PT Adhi Karya, Pipa PDAM Tirta Tamiang Bocor

Aceh

Jumlah Harta Kepala Bea Cukai Langsa VS Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Siapa Lebih Tajir?