Home / Nasional

Minggu, 4 Oktober 2020 - 22:32 WIB

Ahon, Pria Sipil yang Pakai Mobil Dinas TNI

AtjehUpdate.com,- Jakarta | Viral mobil dinas TNI diduga dipakai sipil disita Puspomad (dok. Puspomad) Viral mobil dinas TNI diduga dipakai sipil disita Puspomad (Dok. Puspomad)
Jakarta – Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) mengungkap hasil penyelidikan terkait video viral mobil dinas TNI yang dipakai warga sipil. Warga yang memakai mobil dinas TNI itu diketahui bernama Suherman Winata alias Ahon.

“Bahwa Saudara Suherman Winata alias Ahon sudah dimintai keterangan di Mapuspomad dan kendaraan Fortuner pelat dinas nomor registrasi 3688-34 warna hijau army serta pelat nomor registrasi sudah diamankan,” kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad) Letjen Dodik Widjanarko dalam keterangannya, Minggu (4/10/2020).

Baca Juga :  Rocky Gerung: Habib Rizieq Akan Kembali Memimpin Gerakan Melawan Kekuasaan Otoriter

Dodik menjelaskan, mobil dinas TNI yang dipakai Ahon itu statusnya dipinjampakaikan kepada purnawirawan TNI AD Kolonel Cpm (Purn) Bagus Heru Sucahyo sejak 2017. Bagus selanjutnya akan diperiksa pada Senin besok.

“Terhadap Kolonel Cpm (Purn) Bagus Heru Sucahyo, karena berdomisili di Bandung, yang bersangkutan menyanggupi akan hadir pada hari Senin, tanggal 5 Oktober 2020, untuk dimintai keterangan serta memperlihatkan kelengkapan surat kendaraan (BPKB dan STNK),” kata Dodik.

Baca Juga :  Tolak Dwi Fungsi TNI/POLRI, ALASKA : Sejarah Orde Baru Tak Boleh Diulang, Kami Trauma!

Dia mengatakan pemberian izin pinjam pakai kendaraan dinas bagi purnawirawan tak melanggar peraturan. Namun kendaraan dinas tersebut tidak boleh digunakan pihak yang tak berhak.

Puspomad akan memberikan sanksi bila nantinya ditemukan pelanggaran hukum. “Apabila nanti dari semua hasil penyelidikan didapatkan suatu bukti awal pelanggaran hukum, akan diproses dengan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Dodik.(detiknews)

Share :

Baca Juga

Nasional

Dewan Pers Surati Media Terkait Pemberitaan, Wilson Lalengke: Berhentilah Jadi Backing Penjahat

Nasional

Fraksi Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN

Nasional

Temui Perwakilan Buruh, Bamsoet Harap RUU Cipta Kerja Dapat Menjadi Solusi Antara Buruh dan Pengusaha

Nasional

Dianggap Cuma Bikin Repot, Dua Presiden RI Ini Pernah Ingin Bubarkan DPR

Nasional

13 Tahun PPWI, Wilson Lalengke : Jurnalistik Merupakan Tugas dan Tanggungjawab Seluruh Warga

Nasional

BNSP Sertifikasi Assesor Kompetensi Khusus Wartawan, Wilson Lalengke: Goodbye Dewan Pers

Nasional

Terkait Kasus Jiwasraya, Pemerintah yang Beradab Semestinya Tidak Korbankan Rakyat

Nasional

Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing, Demokrat: Hukum Itu Akal Sehat