Home / Aceh

Minggu, 4 Oktober 2020 - 19:07 WIB

Oknum Kontraktor Berperilaku Sombong, UAS Betawi: Orang Sombong Cepat Dikubur

AtjehUpdate.com,- Jakarta | Banyaknya oknum kontraktor yang memiliki sifat sombong, bahkan berperilaku preman anarkis, sangat tidak disukai warga masyarakat di mana-mana. Seperti halnya oknum kontraktor di Aceh Timur, Ridwan Ibrahim alias Iwan, yang baru-baru ini dilaporkan ke Polres Aceh Timur atas dugaan pelecehan terhadap profesi wartawan dan melakukan percobaan penganiayaan.

Kontraktor lokal yang sedang mengerjakan proyek rumah dhuafa di Aceh Timur ini sangat arogan dan merasa kebal hukum (1), dengan seenak perutnya dan tanpa sebab-musababnya mencaci-maki wartawan bernama Azhar di sebuah café beberapa hari lalu. Atas perilaku tidak beradab-nya itu, Iwan akhirnya dipolisikan oleh Iwan bersama sejumlah wartawan di Aceh ke Polres Aceh Timur (2).

Baca Juga :  Jabatan Bupati Hampir Berakhir, Namun Masih Ada Sarana Umum Di Seruway yang Belum Terjamah

Menanggapi hal itu, seorang da’i di Jakarta memberikan tausiah pendek yang ditujukan kepada oknum kontraktor tersebut. Penceramah yang sedang naik daun, Ustadz Anton Susanto yang akrab disapa UAS Betawi, ini secara singkat mengingatkan sang oknum kontraktor agar jangan sombong sebagai manusia.

“Tausiah singkat dua kata (untuk oknum kontraktor di Aceh Timur itu – red): Orang SOMBONG cepat hancur, Orang SOMBONG cepat dikubur,” tulis UAS Betawi kepada media ini melalui jaringan WhatsApp-nya, Minggu, (4/10/2020).

Ustadz Anton Susanto yang beberapa waktu lalu didaulat memberikan khutbah Jum’at di Masjid At-Taqwa di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ini sangat menyayangkan adanya oknum warga masyarakat yang berperilaku congkak, sombong, merasa diri lebih kuat, kebal hukum, dan menyepelekan warga lainnya. “Sombong adalah salah satu sifat yang sangat dibenci oleh Allah SWT,” demikian kalimat yang sering disampaikan UAS Betawi ini di berbagai kesempatan.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Laporan LSM, Tim Ombudsman RI Turun Ke Aceh Timur

Sebaliknya, menurut ustadz muda belia yang pernah berguru ke da’i sejuta umat, Zainuddin MZ (alm) ini, semua warga masyarkat harus membina dan mempererat silahturahmi antar warga di lingkungannya dan dimanapun berada. “Silahturahmi memperbanyak rejeki, silahturahmi memperpanjang umur,” demikian nasehat UAS Betawi di berbagai kesempatan berceramah. (Red)

Share :

Baca Juga

Aceh

Nilai Kelulusan CAT Tidak Dipublikasikan, Diduga KIP Aceh Tamiang Curang

Aceh

Tidak Patuhi Protokol Kesehatan, SAPMA PP Minta Pemko Langsa Usir Pekerja PT Adhi Karya

Aceh

Warga Tujuh Desa Kembali Unjuk Rasa ke Kantor DPRK Aceh Tamiang

Aceh

GeMPAR Aceh: Kekurangan Gaji Perangkat Desa Di Aceh Timur Bisa Disiasati Via Dana Desa

Aceh

Akhirnya Jasad Rangga Ditemukan Mengapung di Sungai 

Aceh

PTPN I Diminta Kembalikan Seluruh Premi Karyawan Harian Lepas

Aceh

Tercium Aroma Tak Sedap, Rapat Penetapan TPS oleh P2G PB Seulemak Diprotes Calon Geuchik

Aceh

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Timur Laporkan Bimtek LEMPANA Ke Ombudsman RI Perwakilan Aceh