Home / Aceh

Selasa, 6 Oktober 2020 - 22:28 WIB

Sangat Merugikan Buruh, SPSI Aceh Akan Ajukan Uji Materi UU Cipta Kerja ke MK

AtjehUpdate.com,- Aceh | Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD.FSP.PP-SPSI) Aceh akan uji materi Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja yang baru disahkan pada rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin kemarin, (05/102020).

“Menurutnya, UU Cipta Kerja tersebut sangat merugikan para buruh Indonesia khususnya di Aceh. Pengurus daerah akan berkordinasi dengan pengurus pusat FSP.PP-SPSI atas pengesahan tersebut untuk melakukan analisa hal-hal yang merugikan pekerja,” ujar Ketua PD.FSP.PP-SPSI Aceh, Teddy Irawan, SH melalui rilisnya kepada atjehupdate.com. Selasa (06/10/2020).

Adapun, sesuai dengan adanya rencana mogok Nasional tanggal 6-7 dan 8 Oktober 2020 ini yang berkaitan dengan pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja itu, pada dasarnya PD.FSP.PP-SPSI Aceh tetap menolak.

Baca Juga :  Sahkan UU Cipta Kerja, Presiden Mahasiswa Unsam Kecam DPR RI

Akan tetapi mengenai aksi mogok kerja di bawah naugan PD.FSP.PP-SPSI Aceh tidak jadi dilakukan sehubungan dengan menibgkatnya wabah Covid-19 yang terus meningkat di Aceh.

Dirinya heran, lanjut Teddy pengesahan tersebut seakan dipakasakan, pada saat situasi Pandemi Covid-19 terjadi sehingga hal wajar pemerintah melakukan pelarangan bagi semua orang melakukan aksi berkumpul.

Untuk meneruskan ini, pihaknya akan menyurati Badan Legeslasi DPR RI disertai surat pernyataan sikap dari seluruh pengurus unit kerja di Propinsi Aceh.

Baca Juga :  Jernang Aceh, Bahan Obat Herbal yang Diburu di China

Kemudian, ia juga meminta kepada anngota DPR RI asal dapil Aceh yang duduk di DPR RI saat ini mendukung atas penolakan yang dimaksud.

Selanjutnya atas pengesahan yang telah dilakukan. Maka, nantinya atas UU yang dirasakan merugikan kaum buruh akan dianalisa selanjutnya akan diupayakan diajukan uji materi di Mahkamah Konstitusi bersama kawan-kawan buruh yang ada di Provinsi Aceh untuk bergabung dalam pengajuannya,” tutup Teddy yang juga Praktisi Hukum ini.(red)

Share :

Baca Juga

Aceh

Sebanyak 82 Calon Geuchik di Kota Langsa Teken Pakta Integritas

Aceh

Dandim Bersama Forkopimda Aceh Tamiang Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

Aceh

Nilai Kelulusan CAT Tidak Dipublikasikan, Diduga KIP Aceh Tamiang Curang

Aceh

Bank Muamalat Indonesia Beri Bantuan pada Pengurus Mesjid

Aceh

Jabatan Bupati Hampir Berakhir, Namun Masih Ada Sarana Umum Di Seruway yang Belum Terjamah

Aceh

Masih Banyak Warga Terjaring Razia Masker, Lima Diantaranya Oknum PNS Aceh Timur

Aceh

Paripurna -III RAPBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2021

Aceh

Akhirnya “DANA” pun Berbusana