Home Politik Diduga Curangi Hasil Pleno Caleg PDA, KIP Aceh Timur Diadukan Ke DKPP

Diduga Curangi Hasil Pleno Caleg PDA, KIP Aceh Timur Diadukan Ke DKPP

AtjehUpdate.com,- Aceh Timur | Komisioner KIP dan Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Timur diadukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, terkait kasus perubahan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara Caleg DPRK dari Partai PDA di Dapil 2 (Peureulak, Rantau Peureulak, Peureulak Barat, Peureulak Timur dan Sungai Raya) atas nama Sulaiman.

Komisioner KIP Aceh Timur yang terdiri dari Zainal Abidin, Nurmi, Eni Eliyana, Sofyan dan Faisal, masing-masing sebagai Teradu I sampai V, sedangkan Ketua Panwaslih Aceh Timur Maimun sebagai Teradu VI. Dengan
nomor perkara 138-PKE-DKPP/XI/2020.

Kuasa hukum pengadu, Auzir Fahlevi, SH, menyampaikan, bahwa pengaduan ke DKPP tersebut adalah hak konstitusional Caleg PDA Sulaiman karena telah dicurangi oleh KIP Aceh Timur atas dugaan manipulasi perolehan suara melalui perubahan suara pada Sertifikat DB 1 DPRK berdasarkan hasil pleno pada tanggal 4 Mei 2019 di Komplek Pendopo Idi.

Diterangkannya, tidak hanya itu saja, KIP Aceh Timur juga diduga telah menambah jumlah pemilih dalam DPT dan pengguna hak pilih dalam formulir DB 1-DPRK Aceh Timur, termasuk mengutak-atik perolehan suara pada DA1-DPRK Kecamatan Peureulak Barat.

Akibatnya, caleg PDA Sulaiman berdasarkan hasil pleno yang dilakukan KIP Aceh Timur pada tanggal 4 Mei 2019 itu mendapatkan jatah kursi terakhir atau ke 11 Dapil 2 DPRK dengan perolehan suara sah partai dan caleg PDA sebanyak 2.604 suara. Kemudian terjadi perubahan pada DB1-DPRK versi lainnya yang diketahui dan diterima oleh Pengadu pada tanggal 17 Mei 2019 melalui KIP Aceh Timur.

Dari perubahan DB1-DPRK tersebut menempatkan posisi kursi terakhir atau ke 11 itu diraih oleh Partai Aceh dengan caleg atas nama Muhammad berdasarkan sistem penghitungan sainte lague murni pembagian 9 dari total suara PA setelah diubah menjadi 23.720 suara. Sebelumnya suara sah PA dan calegnya total sebanyak 23.420 suara, nah jika dibagi pembagian 9, maka perolehan suara terakhir PA adalah 2.602 suara sedangkan total suara PDA dan calegnya adalah 2.604 suara, sehingga jatah kursi terakhir atau kursi ke 11 itu otomatis menjadi milik Caleg PDA atas nama Sulaiman.

Ada intervensi Wakil Bupati

Dalam pokok aduan ke DKPP berdasarkan sejumlah alat bukti dan saksi, diperoleh fakta adanya dugaan manipulasi/penggelembungan sebanyak 300 suara, bahkan ada pengakuan dari salah satu Komisioner KIP Aceh Timur bahwa perubahan itu terpaksa dilakukan atas intervensi Wakil Bupati Aceh Timur yang ketika itu masih menjabat sebagai Ketua DPW PA Aceh Timur.

Ironisnya, jelas Auzir, Ketua Panwaslih Aceh Timur, Maimun, pada tanggal 2 Juli 2019 ada mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada Ketua PDA Aceh Timur, tapi kemudian tidak ada informasi lanjutan mengenai perihal klarifikasi dimaksud, sehingga fungsi dan perannya selaku Top Leader Panwaslih Aceh Timur berlawanan dengan Peraturan Bawaslu Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilu.

“Karena itu, aduan yang kami sampaikan ke DKPP adalah menyangkut persoalan perilaku atau kode etik sebagaimana ketentuan Peraturan DKPP RI Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. Aduan ini tidak akan mengubah peta atau komposisi perolehan kursi DPRK Aceh Timur, karena aduan DKPP itu konteksnya terkait pada etik/perilaku Penyelenggara Pemilu yang tidak dibatasi limit waktu aduannya, beda halnya dengan sistem gugatan di MK yang berlaku secara limitatif waktunya,” jelas Auzir.

Sebagai Kuasa Hukum tentu saja pihaknya memiliki harapan agar pokok aduan dan tuntutan ini dikabulkan oleh DKPP RI. “Karena aduan itu kami ajukan juga atas dasar spirit keyakinan kepada lembaga DKPP RI untuk membersihkan Oknum-Oknum Penyelenggara Pemilu yang tidak memiliki Integritas, Independensi dan Kredibilitas sesuai Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu sehingga kedepan pelaksanaan agenda Pilkada maupun Pileg berjalan secara Prosedural dan Demokratis,” tukas kuasa hukum Pengadu.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Anggota DPRK Langsa Tinjau Alat Berat Terbenam, Akan Segera Panggil Kadis DPPKP

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Sejumlah anggota Komisi III bersama beberapa anggota DPRK Langsa lainnya, meninjau lokasi terbenamnya satu unit alat berat Excavator yang merupakan aset...

Tanah Milik Desa Kuala Parek Dijual Sepihak

Camat Merasa Dikelabui AtjehUpdate.com,- Sungai Raya | Kisruh di gampong Kuala Parek seperti tak pernah ada habisnya. Kali ini berhembus kabar di masyarakat terkait adanya...

Alat Berat Milik Pemko Langsa Terbenam Di Tambak Aceh Timur

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Satu unit Excavator (Beko) yang merupakan aset Pemerintah Kota Langsa terdampar dan terbengkalai dalam lumpur tambak milik warga, di kawasan pesisir...

Pulau “SpongeBob” di Aceh Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

AtjehUpdate.com,- Aceh | Sebuah pulau yang mirip dengan lokasi di animasi Spongebob Squarepants bisa traveler temukan di Aceh. Tepatnya, pulau ini berada di Desa...

Recent Comments