Home / Aceh

Sabtu, 21 November 2020 - 03:07 WIB

Paripurna -III RAPBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2021

AtjehUpdate.com,- Karang Baru | Pada rapat paripurna ke III tentang Rancangan APBK Aceh Tamiang tahun anggaran 2021, mengangendakan penyampaian jawaban Bupati Aceh Tamiang terhadap pandangan umum fraksi-fraksi di DPRK, Rabu (18/11/2020).

Mengawali pidatonya pada rapat paripurna ke III tersebut, Bupati Aceh Tamiang menanggapi terhadap pandangan umum Fraksi Partai Gerindra yang disampaikan oleh saudara Sugiono Sukandar, SH, pada paripurna ke II, Selasa (17/11/2020).

Dokumen RAPBK TA 2021 yang diampaikan pada rapat paripurna -I (pembukaan) merupakan penyerahan secara simbolis, sedangkan dokumen lengkap Rancangan Qanun dan Rancangan Penjabaran APBK TA 2021 talah disiapkan.

Adapun terhadap penyusunan APBK TA 2021 mengenai alokasi anggaran untuk penanganan Covid 19 sebagaimana yang tercantum dalam Permwndagri nomor 64 tahun 2020 pasal 5 ayat (1) hurug a,b dan c, dapat kami sampaikan bahwa pada saat refocusing anggaran tahun 202p, anggaran kegiatan diarahkan untuk program dan kegiatan pencegahan dan penanggulangan Covid 19.

Sedangkan untuk tahun anggaran 2021 alokasi anggaran diarahkan untuk pemulihan ekonomi akibat dampak 0andemi covid 19 melalui program kegiatan yang langsung mwnyentuh masyarakat, seperti bantuan bibiy tanaman pertanian dan perkebunan. Selain itu juga ada alokasi anggaran kegiatan untuk rwhab tambak, pengadaan bibit dan bantuan UMKM.

Terkait dengan SKPK yang mengalokasikan anggaran makan minum sebeaar Rp. 2.550.000.000,’ (dua miliyar lima ratus lima puluh juta rupiah), dapat dijelaskan bahwa anggaran ini merupakan belanjan makan minum harian untuk seluruh ADN, PFPK serta tenaga pengajar yang ada pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang selama satu tahun. Selain itu juga ada alokasi anggaran untuk belanja amakan dan minum rapat serta belanja makan dan minum tamu.

Baca Juga :  Ketangkap WH Berduaan Dalam Rumah, Kakek Nenek Ini Dinikahkan

Menyangkut anggaran pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Pemberdayaan Perempuan dan Kelyarga Berwncana pada uaraian kegiatan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, yaitu untuk pengadaan sarana dan prasarana Sistem Informasi Keluarga (SIGA) dengan total Rp. 553.194.000,- (lima ratus lima puluh tiga juta seratus sembilan puluh empat ribu rupiah), bahwa anggaran tersebut merupakan usulan dari pemerintah kabupaten Aceh Tamiang kepada kementerian terkait melalui dana DAJ Non Fisik tahun anggaran 2021 yang sampai saat ini rencana defenitifnya belum final.

Terkait belanja peralatan dan mesin untuk pengadaan komputer/laptop untuk 24 (dua puluh empat) TK Pembina, dimana setiap TK mendapata alokasi anggara yang sama, yaitu sebesar Rp. 75.750.000,- (tujuh puluh lima juta tujuh ratus lima pulyh ribu rupiah), dijelaskan bahwa belanja ini terdiri dari laptop, printer, proyektor dan layar proyektor yang merupakan usulan pemkab Aceh Tamiang ke Provinsi Aceh untuk belanja yang bersumber dati DOKA. Belanja kegiatan tersebut sudah final sesuai dengan keputusan Gubernur Aceh nomor 050/1116/2020 tanggal 4 Mei 2020 tentang perubahan atas keputusan Gubernur Aceh Nomor 050/915/2020 tentang Penetapan Pagu Indikatif Program dan kegiatan yang Bersumber daru Tambahan Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi serta Dana Otonomi Khusus Aceh tahun anggaran 2021.

Baca Juga :  Pendamping Desa : LPJ ADD Kuala Parek TA 2020 Tak Sesuai Realisasi Di Lapangan

Selanjutnya tanggapan terhadap pandangan umum Fraksi Tamiang Sepakat yang disampaikan oleh saudari Erawati IS, SH, terkait kondisi dunia pendidikan fi Aceh Tamiang saat ini.

Dijelaskan oleh Bupati, pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilaksanakan melaui Daring (dalam jaringan) dan Luring (luar jaringan).

Ada 3 inovasi kegiatan oembelajaran yang dilakukan oemkab Aceh Tamiang dapam masa pandemi Covid 19 terkait pembelajara jarak jauh:
a. Home Visit
Yaitu proses kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru dari rumah ke rumah atau ke tempat yang telah disepakati bersama orang tua. Ini semua dilakukan bagi siswa yang tidak mempunyai perangkat gadget untuk pembelajara daring.

b. Konsultasi Belajar di Masjid
Kegiqtan ini dilakukan oleh sekolah dalam mengatasi kesulitan peserta didik pada saat mengwrjakan tugas-tugas dari sekolah baik melalui daring maupun luring.

c. Tamiang Pande
Tamiang Pande merupakan aplikasi pembelajaran yang dapat di akses oleh semua pihak, baik siswa, guru maupun orang tua siswa. Aplikasi ini di isi dengan video-video pembelajaran nulai jenjang TK, SD, dan SMP.
Aplikasi ini bisa di akses secara online dan offline.

Selain itu, sebagai implementasi surar keputusan 4 (empat) Menteri tentang panduan penyelenggaraanPembelajata Tahun Ajqran 2020/2021 pada masa pandemi civid 19 pemwrintah pusat memberikan bantuan kuota internet kepada siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh. (Red)

Share :

Baca Juga

Aceh

Satpol PP Aceh Timur Ingatkan Penerapan Sanksi Tak Pakai Masker, Begini Tanggapan Santri

Aceh

113 Ton CPO dan 113 Ton Inti Milik PTPN I Tanjung Seumantoh Diduga Raib

Aceh

Susunan Keanggotaan Baru Panleg, Panggar dan BKD DPRK Aceh Tamiang

Aceh

PTPN I Langsa Caplok 120 Ha Lahan Petani Alu Rimung

Aceh

Paska Dicabut, Pelanggan Keluhkan Masih Ada SPBU Belum Mau Layani Kendaraan Tanpa Stiker

Aceh

Bank Muamalat Langsa Salurkan Sembako Bagi Warga Berdampak Covid-19

Aceh

Sudah 25 KM Menggali, Diduga Pekerja Jargas Hanya Dapat Cashbon

Aceh

Proyek Irigasi Di Langsa Asal Jadi