Home / Aceh

Jumat, 27 November 2020 - 15:39 WIB

Hari Ini DKPP Periksa Enam Penyelenggara Pemilu Kabupaten Aceh Timur

AtjehUpdate.com,- Jakarta | DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) perkara nomor 138-PKE-DKPP/XI/2020 pada Jumat (27/11/2020) pukul 09.00 WIB.

Dalam sidang ini, DKPP akan memeriksa enam penyelenggara pemilu, yang terdiri dari lima Anggota KIP Kabupaten Aceh Timur dan seorang dari Panwaslih Kabupaten Aceh Timur. Lima Teradu dari KIP Kabupaten Aceh Timur adalah Zainal Abidin (Anggota merangkap Ketua), Nurmi, Eni Yuliana, Sofyan, dan Faisal. Kelima nama tersebut masing-masing berstatus sebagai Teradu I-V.

Sedangkan satu Teradu lainnya adalah Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Timur, Maimun. Maimun berstatus sebagai Teradu VI dalam perkara ini.

Keenam nama di atas diadukan oleh pensiunan PNS yang juga mantan Caleg DPRK Aceh Timur, Sulaiman. Ia menyerahkan kuasanya kepada Auzir Fahlevi.

Dalam pokok aduannya, Sulaiman dan Auzi menduga Teradu I-V telah melakukan kecurangan dalam tahapan perhitungan suara Pemilu 2019, di antaranya adalah manipulasi informasi dokumen DB1-DPRK, mengeluarkan sertifikat rekapitulasi perhitungan perolehan suara DPRD dari setiap kecamatan, serta menambahkan jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan pengguna hak pilih dalam formulir DB1-DPRK.

Baca Juga :  Jelang Milad GAM, KMPA Aceh Timur Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

Sedangkan Teradu VI diduga dalam mengeluarkan surat klarifikasi terkait DB1-DPRK versi II dari KIP Aceh Timur yang ditujukan kepada Ketua Partai Daerah Aceh (PDA) Kabupaten Aceh Timur pada tanggal 1 Juli 2019 tidak memberikan informasi dan/atau keputusan lanjutan tentang proses klarifikasi dimaksud.

Sesuai ketentuan Pasal 31 ayat (1) dan (2) Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan DKPP Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum, sidang ini akan dipimpin Anggota DKPP bersama Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Aceh.

Rencananya, sidang pemeriksaan akan digelar di Kantor Panwaslih Provinsi Aceh. Sidang akan dilakukan dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Baca Juga :  Di Idi, Kena Razia Tak Pakai Masker Dihukum Baca Al-Quran

Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno mengatakan agenda sidang ini adalah mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu serta Saksi-saksi atau Pihak Terkait yang dihadirkan. “DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar,” jelas Bernad.

Ia menambahkan, sidang ini juga akan ditayangkan langsung melalui akun media sosial milik DKPP. “Sidang kode etik DKPP bersifat terbuka, artinya masyarakat dan media dapat menyaksikan langsung jalannya sidang pemeriksaan atau melalui live streaming Facebook DKPP, @medsosdkpp dan akun Youtube DKPP,” terangnya.

Selain itu, Bernad juga mengungkapkan bahwa DKPP menyiapkan antisipasi penyebaran Covid-19 dalam sidang DKPP, yaitu memfasilitasi tes rapid bagi seluruh pihak yang hadir dalam sidang ini. Tes rapid dilakukan satu jam sebelum sidang dimulai.

“Bagi pihak yang mendapat hasil reaktif, kami wajibkan mengikuti sidang secara virtual di luar ruangan sidang,” tutup Bernad. [Rilis Humas DKPP]

Share :

Baca Juga

Aceh

Paska Dicabut, Pelanggan Keluhkan Masih Ada SPBU Belum Mau Layani Kendaraan Tanpa Stiker

Aceh

Adukan PN Langsa ke Komisi Yudisial RI, LSM Gadjah Puteh Sampaikan Hal Ini

Aceh

PPWI Langsa : Komunikasi Humas Pemko Langsa dengan Wartawan Buruk

Aceh

Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Didominasi Pengendara Usia 16-30 Tahun

Aceh

Oknum Pejabat Pemko Langsa Alihfungsikan Hutan Negara Untuk Kepentingan Pribadi

Aceh

Ustadz Cabul Rudapaksa 2 Santri Divonis 150 Kali Cambuk dan 14 Tahun 2 Bulan Penjara

Aceh

Lemahnya Penegakan Hukum Terhadap Rokok Ilegall Di Gayo Lues Dan Kuta Cane, LSM Gadjah Puteh Pertanyakan Kinerja Bea Cukai Langsa

Aceh

Jawaban Bupati Aceh Tamiang Atas Pandangan Umum Fraksi Amanat Persatuan dan Keadilan