Home / Aceh

Kamis, 7 Januari 2021 - 14:48 WIB

Hampir 5 Tahun Masyarakat Teupin Bugeng Dikerubungi Lalat

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Puluhan kandang ayam yang berada di bantaran sungai Tepin Bugeng, gampong Alur Beurawe, kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa sudah hampir 5 (lima) tahun beroperasi namun tidak memiliki izin.

Tentu saja keberadaannya memberi dampak negatif dan sangat merugikan bagi warga sekitar. Selain menimbulkan populasi lalat yang sangat banyak serta menebar aroma yang tak sedap, puluhan kandang ayam potong tersebut juga mengakibatkan kerugian bagi petani tambak di sekitarnya.

Muhammad A Wahab, salah seorang warga setempat, kepada AtjehUpdate.com menceritakan keluhan masyarakat setempat terhadap kondisi itu, Rabu (6/01/2021).

Diterangkannya, tak ada perubahan apapun dengan kondisi itu, padahal hampir 5 (lima) tahun kandang-kandang ayam potong tersebut berdiri disana tanpa izin usaha, tapi mereka (para pengusaha) itu seperti tak menghiraukan keresahan warga. “Setiap hari kami mencium bau busuk¬† dan dikerubungi lalat akibat kotoran dan limbah ayam,”.

Baca Juga :  Bakso Berisi Sabu-sabu Diseludup Ke Lapas Kelas IIB Langsa

Padahal, rumah ketua DPRK Langsa juga berada di sekitaran wilayah itu, tapi tak juga ada upaya agar kandang – kandang tersebut ditertibkan ataupun dapat dipindah ke lokasi yang lebih ideal agar tidak mengganggu masyarakat sekitat, ujarnya lagi.

^Beberapa waktu lalu kami dari perwakilan warga telah menemui ketua dprk dan komisi III untuk menyampaikan persoalan ini dan agar dilakukan upaya tegas agar usaha ternak ayam itu dapat dipindahkan, namun sampai saat ini tidak ada hasil,” jelas Muhammad.

Baca Juga :  Mobil Pengacara di Langsa Dibakar OTK, Begini Kronologinya ¬†

Bukan hanya lalat dan kotoran yang sangat mengganggu, tapi kandang-kandang itu juga menghasilkan limbah yang mencemarkan tambak warga, akibatnya banyak ternak ikan dan udang warga yang mati akibatnya.

Warga berharalp agar pihak terkait dan pemko Langsa dapat segera merespon keresahan mereka, dan mengambil langkah tegas agar tidak terjadi persoalan sosial yang berdampak terhadap ketenangan masyarakat. (Her)

Share :

Baca Juga

Aceh

RAPBK TA 2021 Telah Diusulkan, Ini Tanggapan Fraksi Gerindra DPRK Aceh Tamiang

Aceh

Breaking News : Angin Kencang Robohkan Sejumlah Tiang Listrik Di Langsa

Aceh

KPH III Amankan 9 Ton Arang Bakau Ilegal

Aceh

76 Orang Tak Pakai Masker Terjaring Operasi Tim “Peucrok”

Aceh

Para Geuchik di Langsa Sudah Dihimbau Agar Tidak Mengusulkan Perangkatnya Terima BST

Aceh

Diduga Akibat Depresi, IRT Di Langsa Tewas Gantung Diri

Aceh

Mahasiswa Unsam Demo BBM di Gedung DPRK Dikawal Kapolres Langsa

Aceh

Jabatan Bupati Hampir Berakhir, Namun Masih Ada Sarana Umum Di Seruway yang Belum Terjamah