Home / Aceh

Kamis, 23 September 2021 - 17:08 WIB

Rumah Bantuan ADD 2020 Tak Selesai Dibangun, Gechik : Kalau Itu Temuan Saya Siap Ditangkap!

AtjehUpdate.com,- Aceh Timur | Meski telah dibangun dan dianggarkan sejak tahun anggaran 2020 dengan menggunakan dana desa, namun rumah bantuan untuk warga yang bernama M Nasir Hasan, tak kunjung selesai.

Hal ini diungkapkan oleh Faisal, dari Lsm Gadjah Puteh Aceh Timur, berdasarkan informasi dan data-data yang didapat di lapangan, saat timnya beserta media melakukan investigasi, Kamis (23/09/21).

Mestinya rumah tersebut harus selesai dibangun di tahun berjalan, yaitu di tahun anggaran 2020, namun sampai saat ini kondisi bangunannya masih belum juga selesai dan baru berkisar 50% saja. Sedangkan saat ini sudah memasuki tahun 2021, artinya anggaran tahun 2020 telah berakhir dan seyogiyanya telah pula disampaikan LPJ nya di akhir tahun 2020.

Lantas bagaimana nasib bangunan tersebut, dan dikemanakan sisa anggaran yang mestinya sudah menjadi SILPA 2020. Jikapun ingin dilanjutkan tentunya harus diusul dan dianggarkan kembali di tahun berikutnya.

Baca Juga :  4 PDP Akan Dipulangkan, Namun Aceh Tamiang Belum Publikasi Skenario Penanganan Covid-19

“Ada indikasi penyalahgunaan dana desa yang dilakukan oleh perangkat gampong terutama oleh gechik setempat, dan merupakan sebuah temuan yang harus ditindaklanjuti oleh penegak hukum, karena jika LPJ sudah disampaikan dan dananya masih ada, berarti ada indikasi memanipulasi laporan pertanggung jawaban yang dibuat,”  jelas Faisal.

Untuk itu pihaknya akan mendorong persoalan ini ke ranah hukum agar ditelusuri dan ditangani secara serius agar persoalannya tidak simpang siur dan lmenjadi terang benderang.

Lanjutnya, bahwa pihaknya banyak sekali menerima laporan terkait beberapa persoalan yang selama ini telah terjadi di gampong Kuala Parek ini. “Persoalan di Kuala Parek sangat kompleks, dan kami akan serius mengungkap ke publik dan meminta penegak hukum untuk mempelajari polemik yang berkembang,” tegasnya.

Gechik Kuala Parek, Sahrial Abdullah yang dikonfirmasi media via selualer dan pesan WhatsApp, Kamis (23/09/21) mengatakan, bahwa benar rumah itu belum selesai dibangun.

Baca Juga :  ST Tim Pakar Ketua DPRK Atam Salah Alamat dan Menyalahi Aturan Keuangan

Dan ketika ditanya bagaimana dengan sisa anggaran yang tidak habis digunakan pada tahun berjalan (red- 2020), dengan santai gechik ini menjawab bahwa dananya masih ada dan kapan perlu tinggal dibangun kembali, “uangnya masih ada, kapan aja kalau mau dilanjutkan ya akan dilanjutkan, tidak ada masalah soal itu,” jelas Sahrial.

Kembali didesak wartawan, bagaimana bisa anggaran tahun lalu yang mestinya telah di LPJ kan bisa digunakan lagi pada tahun kedepan (2021), Sahrial kembali menjawab hal itu juga tidak masalah, kalaupun itu bermasalah dan jadi sebuah temuan dia mengaku siap ditangkap. “Kalau itu temuan dan salah ya sudah tangkap saja saya,” demikian Sahrial. (Hasyim)

Share :

Baca Juga

Aceh

Adira Finance Langsa Salurkan Dana Kebajikan Untuk Korban Kebakaran Gampong Sungai Pauh Pusaka

Aceh

Tak Kunjung Usai, Warga Desa Perkebunan Sungai Iyu Serahkan Kasus Rapala ke Gadjah Puteh

Aceh

LSM SPA : Fungsi LSM Membela Masyarakat, Bukan Menjilat

Aceh

MPU Aceh Diminta Bersikap Bijak dengan Fatwa yang Menyejukkan Ummat

Aceh

Dua Unit Rumah Kontrakan di Langsa Hangus Terbakar

Aceh

Langsa Zona Merah

Aceh

Paska Dicabut, Pelanggan Keluhkan Masih Ada SPBU Belum Mau Layani Kendaraan Tanpa Stiker

Aceh

Auzir Fahlevi : Calon Wakil Gubernur Aceh Mutlak Hak Partai Pengusung Irwandi-Nova