Home / Aceh

Jumat, 24 September 2021 - 14:39 WIB

Terkesan Kebal Hukum, Keuchik Di Aceh Timur Ini Tantang Wartawan Ungkap Temuan Di Desanya

AtjehUpdate.com,- Sungai Raya | Banyaknya dugaan penyaluran BLT DD yang disinyalir tidak tepat sasaran dan bahkan tumpang tindih, membuat sejumlah media merasa penasaran untuk menguak desas desus aroma tak sedap yang terjadi selama ini di gampong Kuala Parek, kecamatan Sungai Raya, kabupaten Aceh Timur.

Adanya beberapa perangkat gampong yang namanya tertera pada daftar penerima BLT DD gampong Kuala Parek, bahkan ada pula beberapa nama dan terdaftar dalam KK (Kartu Keluarga) sebagai warga gampong setempat namun tidak berdomisili di gampong tersebut masih juga mendapat bantuan yang sama.

Beberapa nama saat ini tercatat sebagai aparatur gampong dan juga sebagai penerima BLT, belum lagi persoalan rangkap jabatan yang masih saja terjadi, terkesan seperti disengaja atau pembiaran oleh keuchik setempat.

Baca Juga :  Oknum Anggota Dewan Dituding Gelapkan Mobil Rental

Karenanya, untuk keseimbangan sebuah pemberitaan, apalagi kali ini terkait dugaan penyalahgunaan jabatan oleh keuchik, lantas media pun meminta tanggapan yang bersangkutan. Hal inipun diakui oleh Syahrial Abdullah, keuchik Kuala Parek saat dikonfirmasi. Menurutnya¬† rangkap jabatan itu memang ada, namun tidak apa, karena sedang diproses pergantiannya. Dan beberapa nama yang merangkap tersebut sudah menyampaikan surat pengunduran diri, Jum’at (24/09).

Entah karena beberapa berita lain sebelumnya yang ditayangkan media ini dan masih seputar polemik di gampongnya, Keuchik ini kemudian seperti kesal. Bahkan terkesan menantang wartawan untuk mengungkap temuan lainnya.

Baca Juga :  PJ Walikota Lantik 5 Komisioner KIP Kota Langsa

“Asalkan KK nya masih di Kuala Parek biarpun dia tinggal di kampung lain tidak masalah, soal dmereka tinggal dimana kami tidak tau, tapi BLT nya tetap kita kasi,. Begitu ya, dan semoga ada temuan baru lagi,” tutupnya menantang.

Sikap seperti ini menunjukkan sepertinya ia kebal hukum dan tak merasa bersalah. Meskipun semua yang diberitakan adalah fakta di lapangan.

Di kesempatan yang sama, Lsm Gadjah Puteh berharap agar persoalan di gampong Kuala Parek ini dapat segera ditangani oleh pihak berkompeten. Pihaknya berjanji akan melaporkan dugaan dan indikasi penyalahgunaan kewenangan dan carut marutnya pengelolaan dana desa di gampong ini kepada aparat hukum. (hasyim)

Share :

Baca Juga

Aceh

Meski Jalan Makin Sempit, PT Adhi Karya Malah Paksakan Galian Dua Arah

Aceh

Pimpinan DPK Aceh Tamiang Terima Kunjungan Tim Sosialisasi UUPA

Aceh

Tanpa Tanda Pengaman, Tenda Di Belakang Tribun Lapangan Merdeka Langsa Makan Korban

Aceh

Pasar Murah Langsa Diwarnai Aksi Borong Sembako Warga Bermobil Mewah

Aceh

Pembunuh Rangga Meninggal

Aceh

Paripurna -III RAPBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2021

Aceh

Jambore Daerah Bebas Hura-hura, Tim Yustisi Dinilai Tebang Pilih

Aceh

DPRK Aceh Tamiang Tetapkan Empat Raqan Menjadi Qanun Aceh Tamiang 2022