Home Hukum Akibat Terlalu Nyaman, Geuchik Ini Tuding LSM dan Media Menyerang

Akibat Terlalu Nyaman, Geuchik Ini Tuding LSM dan Media Menyerang

AtjehUodate.com,- Aceh Timur | Akibat terlalu lama berada di zona nyaman, oknum geuchik Kuala Parek merasa terusik ketika diungkap banyak kecurangan di desanya, bahkan menuduh sejumlah Lsm dan media menyerangnya.

Hal itu diduga karena oknum tersebut selama ini terlalu nyaman dengan kecurangannya yang nyaris tanpa ada yang pernah mengungkap segudang masalah di desanya.

Bak kesambar petir di siang bolong, geuchik inipun kaget bukan kepalang, karena tanpa diduga ada lsm dan media yang mengungkap fakta culasnya selama ini dengan temuan-temuan di lapangan, dengan sebagian warganya yang menjadi sumber informasi karena selalu ditekan untuk diam selama ini.

Atas dasar keberpihakan kepada warga iniah lembaga sosial kontrol itu menemukan bukti-bukti yang autentik, hingga secara perlahan terungkap segudang masalah di desa yang hanya sebesar korek api tersebut.

Semua berawal dari data yang digali oleh lsm Gadjah Puteh yang secara intens melakukan investigasi dan menemukan banyak permasalahan disana. Soal rumah bantuan yang tak rampung tanpa sebab, tumpang tindihnya penyaluran BLT DD, bongkar pasang perangkat desa, dan banyak lagi temuan lainnya yang sedang didalami dan telah dilaporkan ke Polres Langsa.

“Gechik ini buta aturan dan tidak paham fungsi lsm dan media yang punya hak untuk meminta dan menerima serta mengungkap informasi yang didapat terhadap lembaga yang mengelola uang yang bersumber dari uang megara,” jelas Faisal, ketua Gadjah Puteh Aceh Timur.

Bukan tanpa dasar, semua punya payung hukum yang berdasarkan UU KIP, “tidak boleh ada pihak yang menghalangi kerja lsm dan wartawan untuk mengungkap fakta yang ada di suatu badan yang mengelola uang negara, ini sesuai dengan UU KIP (keterbukaan informasi publik) nomor 14 tahun 2008,” tambah Faisal.

Artinya, ada konsekwensi hukum yang akan diterapkan jika melanggar aturan dan perundang-undangan. Jadi jika ada pihak yang menuding lsm dan media menyerang, itu suatu kebodohan dan bukti dangkalnya pemahaman gechik terhadap peran media dan lsm sebagai lembaga kontrol sosial.

“Tolong tunjukkan satu saja berita yang diungkap selama ini yang tidak sesuai fakta atau mengada-ngada, pasti tidak bisa ditunjukkan. Malah setelah diungkap barulah rumah bantuan itu diselesaikannya. Itu salah satu contoh kecurangannya yang mempermainkan hak warganya,” tutup Faisal. (Hasyim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Jelang Milad GAM, KMPA Aceh Timur Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

AtjehUpdate.com,- Aceh Timur | Komite Mahasisawa dan Pemuda Aceh (KMPA) Aceh Timur, meminta masyarakat agar tidak terpancing dengan isu dan provokasi oleh kelompok manapun...

Tahun Depan BSI Akan Tutup Lebih dari 60 Kantor Cabang Seluruh Indonesia

AtjehUpdate.com,- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyatakan akan terus melanjutkan proses penataan kantor cabang di seluruh Indonesia. Sejumlah kantor cabang pun akan ditutup. Direktur...

USK Bongkar Paksa 8 Rumah Dinas Dosen

AtjehUpdate.com,- Banda Aceh | Delapan rumah dinas dosen Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh dibongkar paksa. Barang-barang penghuni rumah diangkut keluar dan dinding dirusak. Penertiban rumah...

Jelang Piala Soeratin 2021, PSBL Langsa Persiapkan Pemain Muda

AtjehUpdate.com,- LANGSA | PSBL Langsa yang berjuluk Elang Biru, disampimg lagi giat-giatnya melakukan persiapan tim untuk Liga 3 PSSI tahun 2021/2022, juga melakukan telling...

Recent Comments