Home / Sosial

Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:18 WIB

Anggota Dewan Soroti Material Rehab Rumah BSPS Di Langsa

AtjehUpdate.com,- Langsa | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa dari Partai Aceh, Syamsul Bahri atau biasa disapa Robet mengkritisi Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat yang bersumber dari APBN di Kota Langsa.

“Diduga material yang disalurkan tidak sesuai speksipikasi untuk masyarakat,” ujar Robet kepada media, Minggu (24/10/2021).

Dikatakan, seharusnya material yang diberikan berupa batu kerikil, namun faktaknya yang disalurkan kepada masyarakat campuran pasir dan batu (sertu).

“Kami menduga ada permainan oknum dalam meraih keuntungan yang besar, berdasarkan informasi yang kami terima tidak dilakukan musyawarah dengan kelompok penerima bantuan rehab rumah untuk menentukan ruko/suplayer yang ditunjuk untuk menyuplai material ke rumah-rumah penerima bantuan rehab rumah BSPS yang bersumber dari APBN itu”.

Baca Juga :  Istri Alm Anggota TNI Korban Laka Lantas Terima Santunan dari Jasa Raharja

Ia menyebut, material yang didatangkan ke lokasi banyak yang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan tidak sesuai kebutuhan yang dibutuhkan oleh penerima bantuan sebagai mana yang telah disampaikan oleh penerima bantuan kepada Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) masyarakat penerima bantuan merasa kebingungan dan tidak tahu mau protes kemana.

Sementara salah seorang Geuchik (Kepala Desa) yang enggan namannya disebut mengatakan, pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam menentukan calon peneriman bantuan rehab rumah BSPS.

“Kami tidak pernah melakukan musyawarah desa untuk menentukan calon penerima bantuan rehab rumah itu, Geuchik hanya diminta oleh calon penerima untuk menandatangani berkas yang sudah ada di tangan mereka. Dengan terpaksa kami para Geuchik harus menanda tangani berkas yang telah ditentukan,” tuturnya.

Baca Juga :  Dua Unit Rumah Kontrakan di Langsa Hangus Terbakar

Salah seorang penerima manfaat yang juga namannya enggan disebut mengatakan, saat ini pihanya baru menerima sertu dan didatangkan tegah malam.

“Iya ini materialnya baru masuk tadi malam, cuma kami harus memiliki biaya tambahan pribadi untuk melanjutkan pembangunan, jika masyarakat yang tidak memiliki biaya tambahan artinya bantuan rehap tersebut dipastikan tidak akan selesai. Meskipun dalam rapat sudah diberitahukan harus memiliki biaya sendiri,” paparnya.(Jemi Rh)

Share :

Baca Juga

Sosial

Setiap Jum’at, “Komunitas PB Seulemak Berbagi” Salurkan Ratusan Nasi Kotak Sedeqah Para Dermawan

Sosial

Aksi Peduli Komunitas Jum’at Berjamaah Terus Bergerak Di Setiap Hari Jum’at

Sosial

Ratusan Warga Dari 7 Desa Berunjuk Rasa ke Kantor Bupati Aceh Tamiang

Sosial

Surat Pendek untuk Ibu Risma

Sosial

Keputusan Rapat Dengan Dinas PPKP Kota Langsa Tak Dihiraukan Pengusaha Ternak Ayam

Polisi

Kabaharkam Polri Kembalikan Senyum Pria Aceh yang Kedua Kakinya Di Amputasi

Sosial

Keluarga Besar Pedagang Pasar Ikan Langsa Bagi Sembako Gratis untuk Para Janda

Sosial

Mumtaz Foundation Bersama BFLF Renovasi Rumah Ibu Fatimah