Home / Aceh

Rabu, 1 Desember 2021 - 13:55 WIB

Para Agen Resah, Oknum Pegawai BSI Dituding Terlibat Salurkan Sembako BPNT

AtjehUpdate.com, – Aceh Timur | IW, salah seorang oknum pegawai kontrak di BSI kantor Darusssalam Langsa, diduga kuat terlibat langsung dalam penyaluran sembako BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Informasi ini didapat media dari beberapa agen E-warung yang ada dalam wilayah Aceh Timur.

Para agen resmi yang selama ini menyalurkan program sembako tersebut merasa resah dan kecewa dengan oknum karena diduga coba mengarahkan warung tertentu. Oknum juga pernah memiliki e-warung di salah satu kecamatan, namun kemudian diketahui pengelolaannya sudah dialihkan kepada keluarganya yang lain.

Kepada wartawan, salah seorang agen mengatakan, oknum tersebut juga terus berupaya untuk jadi pemasok beras di setiap e-warung lainnya yang akan diikat unuk bekerjasama dengannya, Idi (30/11/21).

Baca Juga :  Peduli Terhadap Warga Terkena Banjir, Dandim 0117/Atam Bersama Anggota DPRK Serahkan Bantuan Sembako

Dikatakan sumber, padahal selama ini semua berjalan lancar dan tanpa masalah di lapangan, dan yang bersangkutan juga memiliki e-warung “Ulan Widyawati”. Namun kemudian yang bersangkutan terus berupaya membuka warun-warung baru agar dapat bekerjasama hingga yang bersangkutan bisa memasok beras.

Hal ini tentunya sangat bertentangan dengan PERMENSOS Nomor 5 Tahun 2021 tentang pelaksanaan program sembako, pada pasal 5 ayat 5 poin D yang salahsatunya menyebutkan, bahwa pegawai bank penyalur untuk tidak terlibat dalam program e-warung yang merupakan tempat pembelian bahan pangan program sembako yang ditetapkan dengan kriteria tertentu.

Secara terpisah, IW yang dikonfirmasi awak media, Selasa (30/11/21)) via selular, membantah tudingan tersebut. Menurutnya, hal itu tidak benar dan dirinya tidak pernah ada niatan untuk memasok beras dari program sembako BPNT itu. Meskipun ia mengakui pernah memiliki e-warung “Ulan Widyawati” yang menyalurkan program sembako.

Baca Juga :  Tanah Milik Desa Kuala Parek Dijual Sepihak

“Memang benar waktu itu saya pernah menyalurkan sembako dari program bantuan tersebut dengan e-warung saya, tapi setelah diprotes, sekarang sudah saya alihkan kepada keluarga saya yang lain,” akunya.

Tambahnya, tapi sekarang tidak ada lagi, dan ia bersumpah tidak pernah berupaya lagi untuk terlibat langsung dalam penyaluran tersebut. “Demi Allah saya tidak pernah ada upaya untuk kerjasama dengan warung manapun supaya bisa pasok beras,” tegas IW sambil bersumpah.

Sementara itu, Azhar, pimpinan BSI kantor Darussalam Langsa, tempat IW bertugas yang dikonfirmasi wartawan via pesan WhatsApp, sampai berita ini diturunkan belum memberikan tanggapannya.(hasyim)

Share :

Baca Juga

Aceh

Sebanyak 82 Calon Geuchik di Kota Langsa Teken Pakta Integritas

Aceh

Oknum Kontraktor Berperilaku Sombong, UAS Betawi: Orang Sombong Cepat Dikubur

Aceh

Rumah Bantuan Program P3MD Gampong Kuala Parek Jadi Kandang Kambing

Aceh

RAPBK TA 2021 Telah Diusulkan, Ini Tanggapan Fraksi Gerindra DPRK Aceh Tamiang

Aceh

BFLF Kota Langsa Jenguk dan Bantu Arumi, Balita Pengidap Penyakit Kronis

Aceh

Tertibkan Caffe Penyedia Billyard, Sapma PP Dukung DSI Langsa

Aceh

Raih 1.046 Suara, M Syarifuddin Unggul di PB Seulemak

Aceh

Gerbang Masuk Stadion Langsa Kini Berfungsi Ganda Sebagai Tempat Pembuangan Sampah