Home Hukum Predator Seks di Bandung, Warga Kaget Lihat Santriwati Gendong Bayi

Predator Seks di Bandung, Warga Kaget Lihat Santriwati Gendong Bayi

AtjehUpdate.com,- Seorang warga yang tinggal di dekat pesantren tempat Herry Wirawan alias HW melakukan pemerkosaan terhadap santriwatinya, menceritakan pengalaman yang membuatnya terkejut jauh sebelum kasus perkosaan itu terungkap.

Herry Wirawan adalah guru yang menjadi terdakwa pemerkosa 12 santriwati di Bandung. Perbuatan bejat itu sudah dilakukannya sejak tahun 2016, namun baru terungkap ke publik pada tahun 2021.

Herry Wirawan memerkosa santrinya di sejumlah tempat, salah satunya di sebuah pesantren yang berlokasi di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.
Pemerkosaan yang dilakukan Herry Wirawan telah membuat 8 santriwati melahirkan anak sementara 2 yang lain kini tengah mengandung.

Dilansir dari pikiran-rakyat yang mengunjungi pesantren tersebut pada Kamis, 9 Desember 2021, tampak bangunan berkelir biru langit itu sudah tak berpenghuni dan terbengkalai.
Seorang warga yang menolak disebutkan namanya menceritakan, bangunan itu sudah kosong sejak disegel polisi pada bulan Mei 2021.

Warga tersebut juga bercerita bahwa masyarakat di sekitar pesantren tidak menyangka kalau Herry Wirawan adalah pelaku pemerkosaan terhadap belasan santri yang menuntut ilmu di pesantren itu.

Tidak ada kejadian atau gelagat mencolok yang membuat warga curiga. Hanya saja, warga sempat dibuat terkejut ketika mendapati seorang santriwati menggendong bayi saat jajan di warung.

“Saya juga kaget, kenapa tiba-tiba ada bayi di sini. Saya kira sedang mengasuh anak penjaga pesantren yang sehari-hari di sini,” katanya.

Dia kemudian menceritakan reaksi santriwati itu saat ditanya soal bayi tersebut. “Saat ditanya, ‘Itu bayi siapa?’ Mereka (santriwati) sempat saling berpandangan. Kayak yang kaget. Akhirnya dijawab bahwa itu anak uak, tapi menjawabnya sambil sedikit gugup,” ucapnya lagi.

Selain melakukan pemerkosaan terhadap santriwati, Herry Wirawan juga diduga menggelapkan dana bantuan pemerintah untuk menyewa hotel dan apartemen saat beraksi.
Hal itu seperti diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep Mulyana pada konferensi pers yang digelar 9 Desember 2021.

“Ada dugaan-dugaan kami (berdasarkan informasi) dari teman-teman intelijen setelah mengumpulkan data dan penyelidikan, ada dugaan (HW) menyalahgunakan dana yang berasal dari bantuan pemerintah untuk misalnya menyewa apartemen, hotel, dan sebagainya,” kata Asep.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Jernang Aceh, Bahan Obat Herbal yang Diburu di China

AtjehUpdate.com - Buah jernang dari Provinsi Aceh menjadi bahan baku obat herbal yang menjadi incaran di China. "Bahan bakunya hanya bisa didapat dari Aceh," kata CEO...

Buntut Perilaku Arteria Dahlan, Masyarakat Ramaikan Tagar Sunda Tanpa PDIP

AtjehUpdate.com,- | Masyarakat ramaikan tagar SundaTanpaPDIP di media sosial Twitter. Tagar tersebut muncul lantaran sikap Arteria Dahlan yang mempersoalkan adanya kepala kejaksaan tinggi berbahasa Sunda...

8 Imigran Rohingya Kabur dari Kamp Penampungan di Lhokseumawe

AtjehUpdate.com,- Lhokseumawe | Delapan imigran Rohingya yang ditampung di shelter BLK Desa Menasah Mee-Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, melarikan diri. Mereka kabur...

Tak Akan Minta Maaf, Arteria Dahlan : Jangan Ada Sunda Empire di Kejaksaan Agung

AtjehUpdate.com,- Jakarta | Arteria Dahlan menyatakan tidak akan meminta maaf kepada masyarakat Sunda atas pernyataan yang sudah ia lontarkan. Arteria Dahlan juga merasa bahwa pernyataan...

Recent Comments