AtjehUpdate.com,- Aceh Timur | The Aceh Institute (AI) bekerjasama dengan LSM Gadjah Puteh kembali mengadakan acara Media Briefing dalam rangka advokasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 33 tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kegiatan ini berlangsung di Pass Kopi, Langsa, Selasa (15/02/2022), pukul 20.00 hingga pukul 22.00 WIB, diikuti oleh belasan wartawan media cetak dan media online yang ada di Aceh Timur dan Kota Langsa.
Ini adalah pertemuan yang kedua dan diharapkan akan adanya sinergi yang harmonis antara lembaga pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan awak media dalam mengawal segala kebijakan yang ada.
“Kita berharap agar kerjasama ini bisa berkelanjutan dan kerjasama kawan-kawan media sangat penting” tegas Waled, Direktur Eksekutif Gadjah Puteh.
Adapun kegiatan Media Briefing kedua ini bertemakan “Sinergi Lintas Stakeholder dalam Advokasi KTR Aceh”.
Sementara itu dalam sambutan Pembukanya, Direktur Eksekutif AI, Fajran Zain, menyampaikan tentang apa saja yang telah dilakukan oleh AI terkait dengan KTR di Aceh.
“Selain mendampingi Banda Aceh dan Nagan Raya, kami juga mendampingi Aceh Timur, dan ini adalah tahun pertama pendampingan di Aceh Timur ini kami lakukan” catat Fajran.
Menurut AI, program KTR diakui memang bukan program yang memikat bagi banyak pihak, tapi isu udara bersih, isu bebas polusi, dan isu Kawasan Bebas Asap Rokok, memang harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Hasilnya walau terbatas, namun dirasa ada manfaatnya
Kegiatan ini berlangsung dengan suasana santai, penuh keakraban dan produktif, dipandu oleh moderator enerjik, Muazzinah Yacob, B.Sc, MPA, yang juga Manajer Kemitraan AI.
Selain pemaparan oleh nara sumber, diskusi malam ini secara spontanitas juga menghadirkan salah seorang pengunjung café, bintang tamu dadakan, Akbar seorang remaja usia 17 tahun, untuk ikut memberikan testimony dan pengalamannya berhubungan pertama sekali dengan rokok.
Beberapa media yang ikut berhadir diantaranya, Metro Rakyat, Warta Polri, Maliq News, Bernas, Rilis Net, Metro Aktual, Realitas Medan, Gentala Media, Atjeh Update, dan Warta Nusa.
Secara interaktif para wartawan yang hadir ikut memberikan pandangan, harapan dan catatan-catatan strategis dalam advokasi dan kampanye KTR Aceh Timur. (Red)