Home / Wisata

Senin, 18 April 2022 - 00:30 WIB

Ekowisata Mangrove Langsa Menuju Kancah Dunia

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Guna terlaksananya kongres besar seluruh Indonesia tentang pengelolaan kawasan ekowisata mangrove, sangatlah perlu dibuat organisasi ataupun komunitas dibidang tersebut.

Demikian disampaikan Ayudhia yang akrab disapa Yana kepada awak media, Minggu (17/04/2022), di salah satu Cafe di Langsa.

Gagasan untuk membuat kegiatan kongres besar seluruh Indonesia ini telah disampaikan Yana kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat berkunjung dan meresmikan tower di kawasan ekowisata mangrove Kuala Langsa, Jum’at (15/04/22) kemarin.

“Apa yang kita usulkan kepada bapak Menparekraf langsung mendapat respon sehingga dalam pidato beliau langsung menunjuk Walikota Langsa, Usman Abdullah sebagai Ketua Komunitas Pengelola Kawasan Ekowisata Mangrove seluruh Indonesia,” ungkap Yana yang merupakan pengelola kawasan ekowisata mangrove di Langsa.

Baca Juga :  Setelah Menunggu 6 Bulan, Akhirnya CV Ayudhia Kelola Ekowisata Mangrove

Lanjut Yana, Ekowisata Mangrove Forest Park adalah ekowisata terpopuler se-Indonesia versi API 2019 sehingga tempat tersebut sudah menjadi barometer ataupun study banding dari daerah lain di seluruh Indonesia.

“Jadi, untuk mempertahankan predikat tersebut perlunya inovasi-inovasi serta dukungan dari seluruh elemen dan lapisan masyarakat,” ujar wanita yang dikenal supel dan ramah itu.

Menurutnya, pembangunan kawasan ekowisata mangrove di Kuala Langsa ini telah berhasil menciptakan lapangan kerja dan menjadi salah satu penghasil daerah. Karenanya, pihaknya akan terus berupaya memberikan inovasi-inovasi terbaik guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah.

Baca Juga :  Karyawan PTPN I Dijadikan ART Rumah Pribadi Dirut, Keluarga Lapor Ke Dinas Terkait

“Maka untuk segera merealisasikan program yang kita inginkan, Menparekraf menyarankan agar gunakan motto beliau yaitu ‘3G’, Garcep (Gerak cepat), Geber (Gerak bersama) dan Gaspol (Galang semua potensi dalam ciptakan lapangan kerja dan bangkitkan ekonomi),” papar Yana.

“Kami juga berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan semua pihak agar program ini dapat terlaksana dengan baik sehingga kawasan ekowisata mangrove di Kota Langsa bisa dikenal di seluruh Indonesia dan dunia,” tandas Yana.(Sukma MT)

 

Share :

Baca Juga

Wisata

Pulau “SpongeBob” di Aceh Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

Wisata

Jangan Hanya Diam, Pemko Langsa Diminta Selesaikan Polemik Ekowisata

Wisata

Jubir Covid 19 ; Pemko Langsa Izinkan Pembukaan Tempat Wisata

Wisata

Setelah Menunggu 6 Bulan, Akhirnya CV Ayudhia Kelola Ekowisata Mangrove

Wisata

Bukan ke Presiden Jokowi, Keturunan Sultan Aceh Malah Minta Bantuan Erdogan