Home / Edukasi

Kamis, 21 Juli 2022 - 11:11 WIB

Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan Secara Resmi Membuka Kegiatan BIMTEK Bagi Perangkat Gampong dan BUMG Se- Aceh Timur

AtjehUpdate.com,- MEDAN | Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, Ir. Hj. Emilia Lubis, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Peningkatan Ketahanan Pangan Bagi Perangkat Gampong dan Pengurus BUMG Se- Kabupaten Aceh Timur, yang berlangsung di aula hotel Grand Kanaya, Kota Medan, Kamis (21/07/2022).

Dalam kesempatan itu, Hj. Emilia yang hadir didampingi oleh Fariz Haholongan Hutagalung, S.STP, M.Si, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, juga menyampaikan betapa pentingnya persoalan pangan bagi masyarakat di suatu wilayah. Peningkatan ketahanan pangan sejak dari gampong merupakan persoalan mendasar yang mesti terus ditingkatkan, “Seperti yang sedang kita alami bersama sejak setahun ini, bahwa meroketnya harga cabai di pasaran mencapai seratus ribu rupiah per kilogramnya, tentu hal ini sangat meresahkan masyarakat, hingga harus segera diatasi dengan solusi yang tepat agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan kebutuhan pokok secara mudah” ujarnya.

Baca Juga :  Akademi Sepak Bola Elang Biru Teken MOU Dengan Prodi Jasmani FKIP Unsam

Ditambahkannya, karena persoalan pangan ini begitu penting, makanya Presiden Jokowi bahkan telah membentuk Badan Pangan Nasional yang selevel dengan Kementerian agar persoalan pangan dapat ditangani secara serius.

Kegiatan BIMTEK tersebut dilaksanakan oleh lembaga LOPMMI dari Aceh, dan diikuti oleh seluruh perangkat gampong dan pengurus BUMG (Badan Usaha Milik Gampong) yang ada dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, dan berlangsung selama 4 (empat) hari sejak tanggal 20 s/d 23 Juli 2022, bertempat di Aula Hotel Grand Kanaya, Medan

Agar berkualitas dan benar-benar bermanfaat serta diyakini dapat memberikan ilmu baru bagi perangkat gampong dan pengurus BUMG di Aceh Timur, panitia pelaksana juga menghadirkan para pemateri dan motivator handal, seperti, Yani Setyadiningrat, S.Sos, MM, Sekdes Desa Panggok, Kabupaten Klaten, propinsi Jawa Tengah, yang merupakan salah satu desa terkaya di Indonesia karena memiliki BUMDes dengan pendapatan 14 miliar rupiah per tahun. Desa Ponggok juga merupakan desa percontohan Nasional yang menjadi rujukan keberhasilan dalam pengelolaan BUMDes.

Baca Juga :  Bungkam Jatim, Aceh Jumpa Tuan Rumah Papua di Final Sepakbola PON XX

Adapun materi lainnya adalah tentang bagaimana mencari strategi yang tepat dalam memilih usaha yang akan dikelola oleh BUMG, serta tatacara Pendaftaran Badan Hukum BUMG, nantinya akan dipaparkan secara gamblang oleh Ir. Supono, yang merupakan Direktur BUMDes Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sedangkan di hari Jum’at (23/7) direncanakan akan diisi oleh pemateri muda dan inovatif, yaitu M Al Farabi, SKM, yang merupakan Founder Aceh Hidroponik, dengan materi dan prakek langsung bagaimana “Memanfaatkan Pekarangan Lahan untuk Bercocok Tanam dengan Menggunakan Metode Hidroponik”.

Masih di hari yang sama, para peserta juga akan dibekali dengan ketrampilan Pelatihan dan Praktek BUDIKDAMBER (Budi Daya Ikan Dalam Ember), dan akan dibimbing oleh Surya Afandi, salah seorang penggiat ketahanan pangan. (Yandri)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Ternyata Ini Alasan Semut Selalu Berhenti Setiap Bertemu Semut Lainnya

Edukasi

Keluarga Murid yang Dikurung dan PAUD Al Faiz Berdamai

Edukasi

Spirit Baru Penerapan Kawasan Tanpa Rokok di Aceh Timur

Edukasi

Cintanya Sayyidah Khadijah kepada Rasulullah Tak Hanya Sweet, Tapi Juga Heroik

Edukasi

BIMTEK Bagi Perangkat Gampong dan Pengurus BUMG Bermanfaat

Edukasi

PJID NUSANTARA Aceh Dan Sumatera Gelar PRA-UKW

Edukasi

Isu Nasionalisme Dalam Kepemimpinan Birokrasi

Edukasi

KTR Aceh Timur, Sanksi Berkearifan Lokal