Home / Hukum

Minggu, 31 Juli 2022 - 23:30 WIB

Swakelola 26 Milyar di Disdik Kota Langsa Dapat Berpotensi Korupsi

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Swakelola yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa sebesar 26,8 miliar rupiah bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler tahun 2022 sangat berpotensi menjadi ajang korupsi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdali kepada sejumlah awak media di Langsa, Minggu (31/07/2022).

“Pengelolaan uang negara sebesar itu untuk pembangunan infrastruktur di lingkungan pendidikan tidak bisa asal-asalan. Semestinya tenaga teknis yang dalam pelaksanaan kegiatan tersebut benar-benar paham masalah teknis dan memiliki sertifikasi teknis bidang pembangunan infrastruktur,” ujar pria yang akrab disapa Waled.

Baca Juga :  Mahfud MD Instruksikan Aparat Respon Laporan Pungli dengan Baik, Pelapornya Jangan Dikriminalisasi

Menurutnya, dalam sebuah pembangunan fasilitas publik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa menyerahkan persoalan teknis seperti perencanaan dan pengawasan kepada dinas teknis agar mutu dan target pembangunan lebih terukur.

“Ada tenaga teknis dari Bappeda, Dinas PUPR atau instansi pemerintah lainnya yang seharusnya dilibatkan. Karena selama ini mereka telah melaksanakan pembangunan berbagai insfrastruktur pemerintah dari dana pemerintah pula,” papar Waled.

“Ini kan bukan fasilitas pribadi yang dibangun dengan uang pribadi, semua harus terukur dan dengan spesifikasi teknis yang mampu dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  LPPTKA - BKPRMI Kota Langsa Sukses Bawa TPA Kota Langsa ke Peringkat 7 Di Ajang FASI Provinsi Aceh⁣ ⁣

Waled juga menyampaikan bahwa jika penunjuk PPK ataupun PPTK dalam membantu mengelola uang negara tidak mengetahui atau memahami tentang teknis, tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyimpangan dan kualitas hasil pekerjaan kurang baik.

“Untuk itu, kita berharap kepada pihak penegak hukum agar menyoroti proses kegiatan swakelola di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa tersebut,” tandas Waled.(Sukma MT)

Share :

Baca Juga

Hukum

Miris! Pihak RSUD Langsa Tak Mau Jahit Luka Korban Pembunuhan, Mariana: Mereka Minta Uang

Hukum

Sambangi Penyidik Polres Langsa, Kuasa Hukum Korban Pembunuhan Tak Dapatkan Jawaban Memuaskan

Hukum

Dirjen Gakkum Kementerian LHK Tangani Kasus Alih Fungsi Hutan Manggrove Oknum Pejabat Pemko Langsa

Hukum

Walikota Langsa Diminta Mediasi Kasus Pelaporan Wartawan

Hukum

Mahfud MD Instruksikan Aparat Respon Laporan Pungli dengan Baik, Pelapornya Jangan Dikriminalisasi

Hukum

Kasus Dugaan KKN PDAM Tirta Tamiang Dilaporkan Ke KPK Dan Kejaksaan Agung

Hukum

Merasa Dibohongi, Komisi I DPRK Minta Aparat Hukum Periksa Dana DOKA 2022 Disdikbud Kota Langsa

Hukum

BREAKING NEWS: Kemenkumham Tolak Sahkan Kepengurusan Moeldoko