Home / Aceh

Senin, 17 April 2023 - 06:40 WIB

Mundurnya Lima Orang Kabid Sekaligus Bukanlah Hal Sepele

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Terkait penguduran diri lima orang Kabid (Kepala Bidang) pada Disdikbud Kota Langsa pada Jum’at (14/4) lalu bukanlah hal yang sepele. Olehkarena mereka mundur dari jabatannya secara bersamaan. Tentu saja ada hal serius yang terjadi dan dialami antara mereka dan atasannya.

Hal ini disampaikan oleh Zulfadli, ketua LSM Perintis Kota Langsa menanggapi pernyataan Pj Walikota Langsa di salah satu media online, yang mengatakan bahwa alasan pengunduran diri mereka itu alasannya sepele saja dan sudah dimediasi bahkan sudah saling memafkan.

“Tentunya hal ini menjadi tanda tanya besar di masyarakat, bagaimana bisa seorang pimpinan menilai persoalan yang terjadi dan menghentak itu dianggap sesederhana ini.?,” tanyanya heran.

Apalagi disampaikan oleh Pj Walikota mereka sudah saling memaafkan, “ketika ada maaf-maafan pasti ada yang salah dalam hal ini, dan apakah ketika mereka kembali pada posisinya mereka akan nyaman nantinya,”.

Baca Juga :  Lahannya Dicaplok PTPN I Langsa, Warga Alu Rimung Surati BPN Aceh

Kembali ditambahkannya, tidak logis jika secara berjamaah mundur tanpa ada alasan yang kuat. Apalagi mereka pada jabatan eselon 3 yang notabene termasuk jabatan basah dan tidak mudah mendapatkannya. “Jadi tidak mungkin mereka mau korbankan jabatannya dengan segala fasilitas yang ada karena hal sepele saja, analisanya pasti ada konflik yang telah terjadi menahun hingga mereka tidak tahan lagi,” ujar Zulfadli.

“Hendaknya Pj Walikota harus mengevaluasi kinerja Kadisdikbud ini secara mendalam, hingga apakah dianggap yang bersangkutan masih pantaskah dipertahankan atau segera dirolling dalam posisi jabatan lain,”.

Baca Juga :  Seorang Pemuda Perlak Diduga Bunuh diri Di Kosan

Ia pun berharap agar Pj Walikota jangan menutup mata atau bahkan menutup-nutupi kesalahan kadis satu ini. Dan ataupun biarkan saja lima orang kabid itu mundur agar tidak ada lagi persoalan, lagian sikap mundur itu adalah hak setiap pegawai negeri sipil. Karena jabatan adalah hadiah, bukan hak.

Dalam hal ini DPRK juga diminta jangan hanya diam, karena mereka dapat menggunakan hak nya sebagai lembaga pengawasan untuk mem pnsuskan masalah ini agar kinerja seluruh OPD dapat berjalan secara maksimal, karena bagaimana mungkin OPD yang ada dapat melayani masyarakat secara maksimal, sementara di internal mereka saja selalu berpolemik dan penuh intrik bagai dunia politik, tukas Zulfadli.(red)

Share :

Baca Juga

Aceh

Ucapkan Kata ‘Piting’ Untuk Warga Rempang, Panglima TNI Minta Maaf

Aceh

Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan 75 Karton Rokok Ilegal di Aceh Timur

Aceh

Dua Bocah Di Sungai Raya Meninggal Saat Mandi Di Kolam Ikan

Aceh

Lsm dan Elemen Sipil Sudah Buka Jalan, APH Diminta Jangan Jadi Penonton

Aceh

Base A Berserakan Sepanjang Jalan Negara Ancam Keselamatan Pengendara

Aceh

Patah Tulang, Gubernur Aceh Dilarikan ke RSCM

Aceh

Bupati Aceh Tamiang Serahkan LKPJ Tahun Anggaran 2022

Aceh

Forum Konservasi Penyu Aceh Deklarasi Aksi di Pulo Aceh