Home / Aceh

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 15:22 WIB

Sidang Prapid Kedua, Bea Cukai Langsa Kerahkan 17 Kuasa Hukum Hadapi Gadjah Puteh

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Sidang Praperadilan antara pemohon Lsm Gadjah Puteh dan pihak termohon Kantor Bea dan Cukai Langsa tahap kedua kembali digelar di Pengadilan Negeri Langsa, Jum’at (11/8/2023).

Tak tanggung-tanggung, setelah absen pada sidang perdana minggu lalu, di pdapid kedua ini pihak Bea Cukai mengerahkan 17 orang kuasa hukumnya untuk menghadapi gugatan dari Gadjah Puteh dalam 3 persidangan kali ini, dan dihadiri langsung oleh 8 orang kuasanya.

Meski agak menggilitik karena hadir dalam jumlah yang sangat banyak, namun dapat dipastikan bahwa gugatan prapid ini tentu menjadi atensi khusus oleh pihak Bea dan Cukai. Dari 17 kuasa hukumnya, sebagian dari kantor pusat di Jakarta, dari Kanwil Aceh dan dari kantor Langsa.

Baca Juga :  Bea Cukai Langsa Tangkap Barang Selundupan, Gadjah Puteh: Kemana Tersangka dan Diduga Motor Harley Davidson yang Ditangkap?

Sidang sempat doskors hingga sore hari, setelah sebelumnya pihak pemohon membacakan gugatannya di hadapan 3 hakim yang berbeda. Dan dilanjutkan kembali pada sore hari karena pihak bea cukai meminta waktu untuk mempersiapkan jawaban atas gugatan Gadjah Puteh.

Sidang ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada hari Senin (14/8/2023) dengan agenda penyampaian replik oleh Gadjah Puteh.

Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdali yang diiminta tanggapannya terkait besarnya jumlah kuasa hukum dari pihak bea cukai, menjawab santai dan sambil tersenyum, “Apapun hasilnya nanti, tapi untuk hari ini kita sudah menang, karena mereka datang 1 gerbong untuk hadapi kami sendiri,”.

Baca Juga :  Dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa Ke 62 dan HUT IAD Ke XXII, Kejaksaan Negeri Aceh Timur Ziarah ke Makam Pahlawan

Artinya, Langsa menjadi atensi khusus bagi pimpinan bea cukai di pusat, hingga mengirimkan kuasa hukum terbaiknya kesini. Meskipun kami mengjadapinya sendiri tanpa menggunakan jasa PH.

“Tapi kita yakin dan percaya pada legitimasi hukum Pengadilan Negeri Langsa yang akan memutuskan secara adil dan memenangkan gugatan kita secara keseluruhan, karena apa yang kita mohon adalah demi kebenaran dan bertujuan untuk melindungi kepentingan umum,” pungkas Waled.(red)

 

Share :

Baca Juga

Aceh

Akhirnya Plt Gubernur Aceh Cabut Edaran Stiker BBM Subsidi

Aceh

Pemkab Aceh Tamiang Salurkan 316,47 Ton Beras Untuk 31647 KK

Aceh

Tolak Dwi Fungsi TNI/POLRI, ALASKA : Sejarah Orde Baru Tak Boleh Diulang, Kami Trauma!

Aceh

Geuchik Kuala Parek Kerap Gonta Ganti Perangkat, Camat : Himbauan Kami Tak Dihiraukan

Aceh

Langsa Zona Merah, Tim Yustisi Lakukan Penyekatan 

Aceh

Beredar Kabar Oknum Komisioner KIP Langsa Diduga Pemilik Akun Bodong Sering Dinas Luar

Aceh

Auzir Fahlevi : Calon Wakil Gubernur Aceh Mutlak Hak Partai Pengusung Irwandi-Nova

Aceh

Pengelolaan SDA Aceh Diambil Alih Kementerian