Home / Aceh

Minggu, 8 Oktober 2023 - 16:25 WIB

GARANG Menduga Mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh Tamiang Jual Nama APH Lakukan Pungli Dana PSR

AtjehUpdate.com,- Banda Aceh | Adanya Dugaan pungli yang dilakukan mantan Kadis Pertanian Aceh Tamiang terhadap koperasi yang ikut dalam program PSR membawa nama APH ini jelas sangat memalukan.

Sekretaris GARANG (Gerakan Aksi Rakyat Aceh Tamiang) Khairul Fadli menduga, ketika mantan Kadis masih menjabat sebagai Kadis Pertanian dan Perkebunan mengatasnamakan APH untuk meminta sejumlah setoran (Pungli) dari koperasi yang terlibat Program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) pada tahun 2022.

Berdasakan laporan dari masyarakat terkait pungli itu, pihaknya segera melaporkan dugaan itu ke pihak yang berwenang.

“Kami telah mengumpulkan beberapa data percakapan Antara mantan Kadis dan pihak koperasi tentang setoran ke pada APH. sungguh sangat disayangkan hal ini membawa nama APH (Aparat Penegak Hukum ) yang notabane sebagai instansi perlindungan hukum malah ikut terlibat pungli, ini adalah bentuk dari penghambatan program Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam mensejahterakan petani kususnya di Aceh Tamiang,” ujar Khairul dalam keterangannya, Minggu, (07/10/2023).

Baca Juga :  Peduli Terhadap Warga Terkena Banjir, Dandim 0117/Atam Bersama Anggota DPRK Serahkan Bantuan Sembako

Lalu, dia menjelaskan, PSR merupakan program untuk membantu Perkebunan rakyat memperbaharui perkebunan kelapa sawit mereka dengan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan berkualitas, dan mengurangi risiko pembukaan lahan ilegal (Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan dan Kehutanan).

Melalui PSR, harusnya produktivitas lahan milik pekebun rakyat bisa ditingkatkan tanpa melalui pembukaan lahan baru.

Dalam hal ini, BPDPKS ditugaskan untuk menghimpun, mengelola dan menyalurkan dana sawit untuk meningkatkan kinerja sektor sawit Indonesia. Penyaluran dana sawit didasarkan pada Perpres No. 61/2015 jo. Perpres No.66/2018 yang di antaranya adalah untuk peremajaan perkebunan kelapa sawit.

“Peremajaan perkebunan kelapa sawit diwujudkan melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang diluncurkan oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo pada 13 Oktober 2017 di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan,” katanya.

Baca Juga :  Dandim Bersama Forkopimda Aceh Tamiang Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

Khairul Yang didampingi Fauzan Selaku wakil koordinator Garang telah coba melakukan koordinasi ke Pihak Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, namun tidak menemukan hasil pasti terkait hal ini, maka pihaknya akan mencoba jalur Aksi demonstrasi.

Ia mengaharapkan, pihak Lembaga Pemerintah atau ASN jangan ada yang bermain – main dengan anggaran yang seharusnya terealisasi penuh untuk kepentingan masyarakat.

“Kita akan melaporkan hal ini ke Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Mabes Polri, Kajagung RI dan KPK RI agar ini diusut tuntas tentang dugaan pungli yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang. karena tidak menutup kemungkinan permasalahan pungli dari Progam PSR di sejumlah Kabupaten/Kota se-Indonesia yang mendapatkan kuota tersebut juga terjadi,” pungkasnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Aceh

Hendak Lakukan Konfirmasi Lebih Lanjut, Pejabat Bea Cukai Aceh Diduga Blokir Nomor WhatsApp Wartawan Kabartamiang.com

Aceh

Soal Tapal Batas Tenggulun, DPRK Aceh Tamiang Dampingi Masyarakat Ke DPR- RI

Aceh

Tak Miliki Izin, Pemko Langsa Akan Tutup Usaha Ternak Ayam di Teupin Bugeng

Aceh

Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan 75 Karton Rokok Ilegal di Aceh Timur

Aceh

Larang dan Ancam Sekolah Jika Buka PPDB Lebih Awal, Kadisdik Langsa Dinilai Arogan

Aceh

Sangat Merugikan Buruh, SPSI Aceh Akan Ajukan Uji Materi UU Cipta Kerja ke MK

Aceh

Gadjah Puteh Dorong BKPSDM Lakukan Pemutakhiran Data Tenaga Kontrak Kota Langsa

Aceh

Tuan Rumah PSBL Langsa Pesta Gol, Persidi Idi Pimpin Klasemen Sementara