Home / Uncategorized

Minggu, 15 Oktober 2023 - 18:00 WIB

Lakukan Pelecahan dan Pemerkosaan Terhadap Santriwati, Oknum Pimpinan Dayah di Langsa Dipolisikan

AtjehUpdate.com,- Langsa | Salah satu oknum pimpinan dayah yang berada di Kota Langsa tepatnya di Desa Seulalah Baru, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa dipolisikan karena diduga telah melakukan tindak pidana Pemerkosaan dan atau Pelecahan Seksual terhadap Santriwatinya.

Hal itu berdasarkan Laporan nomor : STTLP/186/X/2023/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH tanggal 10 Oktober 2023 pukul 14.00 WIB dan Laporan nomor : STTLP/187/X/2023/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH tanggal 10 Oktober 2023 pukul 14.00 WIB.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A DALDUK KB) Kota Langsa, Amrawati mengatakan, kedua korban merupakan santriwati daripada dayah tersebut. Korban berinisial W (20) dan F (17). Sedangkan pelaku adalah Pimpinan Dayah. “Pelaku berinisial MR (38) merupakan pimpinan dayah tersebut,” katanya kepada AtjehUpdate, 15 Oktober 2023.

Baca Juga :  Pj Walikota Lhokseumawe Siap Laksanakan Perintah Jokowi

Amrawati mengatakan, terhadap korban F perbuatan bejat itu terjadi sejak tahun 2021. Saat itu, F masih berumur 15 tahun, sekarang sudah berumur 17 tahun dan sedang berjalan menuju 18 tahun.

“Perbuatan itu sudah dilakukan berkali-kali terhadap korban. Dilakukan di mushola, diruang ulama, di kantin, dan korban juga berada dibawah ancaman pelaku,” jelasnya. “Sedangkan, korban W diiming-imingkan akan dinikahi oleh pelaku MR,” sambungnya.

Amrawati menjelaskan, pada Agustus 2023, saat itu MR meminta kepada W untuk menemuinya dibalai tempat pengajian. “MR menyatakan keinginannya untuk menikahi untuk melamar korban menjadi istrinya. Pelaku sempat ingin mencium korban, namun korban menolak,” ujar Amrawati.

“Selang beberapa hari, pelaku kembali melakukan perbuatan bejadnya sebanyak 4 kali terhadap korban dalam kurun waktu dari bulan Agustus sampai bulan September 2023 di seputaran dayah juga,” sambungnya lagi.

Baca Juga :  Ketum BKPRMI Aceh Apresiasi TPQ Hidayatul Ulum Banda Aceh

Amrawati mengatakan, kedua korban sudah melapor ke DP3A DALDUK KB Kota Langsa dan juga sudah didampingi membuat laporan ke pihak Kepolisian.

Sambungya, Amrawati menyampaikan, pelaku merupakan Oknum, masyarakat dalam hal ini jangan menyalahkan Dayah ataupun Pesantren. Karena, Dayah merupakan tempat anak-anak belajar. Dalam hal ini peran keluarga itu sangat penting.

“Dalam hal ini, yang berbuat itu adalah Oknum, jadi jangan menyalahkan pesantren ataupun dayahnya. Jadi pesantren atau dayah tetap menjadi tempat belajar bagi generasi selanjutnya, intinya disini kita tidak boleh saling menyalahkan, dan pihak keluarga harus tetap mengawasi anak-anaknya,” pungkasnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Tak Cuma Kalap Makan, Ini Penyebab Perut Buncit saat Puasa

Uncategorized

Dua Pucuk M-16 Sisa Konflik Yang Diterima Dirreskrimsus Polda Aceh Masih Aktif

Uncategorized

ODGJ di Aceh Tengah Bawa Lari Ambulans

Nasional

Ketua RT di Tangerang Sunat Bansos COVID-19

Uncategorized

Ketua KPK: Pejabat Selewengkan Dana Wabah Korona Bakal Dihukum Mati

Uncategorized

Kemanakah Demokrat Akan Berlabuh, PDI-P atau Gerindra?

Uncategorized

4 PDP Akan Dipulangkan, Namun Aceh Tamiang Belum Publikasi Skenario Penanganan Covid-19

Uncategorized

Tangkap Lepas Tersangka OTT Rokok Ilegal, Bea Cukai Langsa Diduga Kong Kalikong