Home / Aceh / Hukum

Senin, 6 November 2023 - 19:10 WIB

Datangi Mapolres Langsa, Sejumlah Organisasi Keluarga Besar TNI Desak Polisi Tahan Pemilik Akun FB Usman Udin

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Sejumlah organisasi Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia (KB-TNI) mendatangi Mapolres Langsa untuk menyampaikan pernyataan sikap dan mendesak aparat kepolisian untuk menahan pemilik akun Face Book “Usman Udin” yang telah memprovokasi dan menyebarkan kebencian hingga menimbulkan kekisruhan di tengah masyarakat, Senin (6/11/2023).

Didampingi oleh kuasa hukumnya, Muslim A Gani, SH dan Dian Yuliani, SH, Ketua Persatuan Purnawirawan TNI-Angkatan Darat (PPAD), Mayor (Purn) Erman, Ketua Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI) Kapten (Purn) Muhammad AR, Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Yoesdinoer, Ketua Himpunan Putra Putri Angkatan Darat (HIPKAD) Zulfikar, SE dan Ketua Forum Komunikasi Putra Putri TNI (FK-PPI) Sahbuddin Ujang tiba di Mapolres Langsa membawakan pernyataan sikap.

Adapun pernyataan sikap mereka adalah;

Mengutuk keras tindakan dan perbuatan isu makar membubarkan TNI dan menyerang Kehormatan Keluarga Besar TNI dengan cara memprovokasi yang didistribusikan melalui media sosial akun facebook atas nama Usman Udin.

Meminta kepada aparat Kepolisian Polres Langsa segera melakukan penangkapan dan penahanan terhadap biang kerok dan para provokator Penggagas isu Makar untuk membubarkan Institusi TNI melalui media sosial akun facebook atas nama Usman Udin.

Baca Juga :  Kapolres Langsa Diganti

Jika Aparat Kepolisian Polres Langsa tetap membiarkan orang yang diduga pelaku kejahatan atas nama Usman Udin berada diluar, seluruh organisasi dan keluarga besar TNI, tentu tidak akan tinggal diam karena perbuatan pelaku dengan kalimat laknat yang ditujukan kepada organisasi serta keluarga besar TNI adalah suatu perbuatan yang tidak dapat dimaafkan.

“Kami percaya bahwa Kepolisian akan tetap menjadi RASTA SEWAKOTTAMA (PELAYAN DAN ABDI UTAMA NEGARA) dan tetap berpegang teguh pada Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian yang dengan tegas mengatakan tugas pokok polisi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan Memberikan Perlindungan, Pengayoman dan Pelayanan kepada masyarkat,” ucap Mayor Erman.

“Kami siap membantu Aparat Kepolisian dalam menjaga wilayah dari usaha usaha kelompok tertentu yang mencoba memprovokasi dan menyerang kehormatan institusi yang sah karena kita bangsa yang besar dan bangsa yang berdaulat, kuat dan cerdas, mempunyai harga diri, bukan menebarkan kebencian sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Mayor (Purn) Erman menegaskan bahwa pernyataan sikap ini didasari atas tindakan percobaan makar pemilik akun Facebook Usman Udin yang meminta bubarkan TNI dan menyerang kehormatan keluarga besar TNI, tukasnya.

Baca Juga :  Gadjah Puteh Kembali Ajukan Prapid Terhadap Bea Cukai Langsa

Di tempat yang sama, kuasa hukum KB TNI , Muslim A Gani menjelaskan, bahwa dengan tulisan yang menyerang kehormatan keluarga besar TNI dengan cara memprovokasi yang didistribusikan melalui akun media sosial facebook pada tanggal 17 Agustus 2023, telah menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi seluruh keluarga besar (Purn) TNI, khususnya di Kota Langsa.

Di sela itu, kuasa Hukum Dian Yuliani, SH juga menambahkan, perbuatan pelaku juga melanggar Undang-undang No. 1 tahun 1946 Republik Indonesia tentang peraturan hukum pidana dinyatakan berlaku untuk seluruh wilayah Republik Indonesia pasal 14 ayat 1, yang berbunyi “Barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitaan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum denban hukuman penjara setinggi tingginya sepuluh tahun”.

Selain menyampaikan pernyataan sikap, pihaknya juga telah melaporkan secara resmi yang ditetima langsung oleh Kapolres Langsa, AKBP Muhammadun, SH didampingi oleh Wakapolres serta Kabag Ops, dan telah memerima tanda bukti lapor dari Polres Langsa, Nomor : STTLP/211/XI/2023/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH.[red]

 

Share :

Baca Juga

Aceh

Satuan Samapta Polres Aceh Tengah Juara I Lomba Problem Solving

Hukum

Buntut Meninggal 6 Pekerja PETI, Pemilik Lahan Dan Pemodal Telah Berstatus Tersangka

Aceh

DPRK Dan Pemkab Aceh Tamiang Bahas Rancangan Qanun 2022

Aceh

Pandangan Umum Fraksi Partai Aceh Terhadap RAPBK TA 2021 Aceh Tamiang

Aceh

Tidak Patuhi Protokol Kesehatan, SAPMA PP Minta Pemko Langsa Usir Pekerja PT Adhi Karya

Hukum

BNN Kota Langsa Gelar Workshop dengan Insan Pers

Aceh

Menuju 100 Hari Kinerja Kapolda Aceh yang Baru, Status Laporan Aliansi Elemen Sipil Menggugat Masih Ngambang

Hukum

Tak Terima Divonis 30 Bulan Penjara, Cut Lem Akan Ajukan Banding