Home / Nasional / Politik

Rabu, 13 Desember 2023 - 19:33 WIB

Survey ISC : Hanura, PPP, PSI dan 10 Partai Lainnya Diprediksi Tidak Lolos Parlemen

AtjehUpdate.com,- Jakarta | Indonesia Survey Center (ISC) merilis hasil elektabilitas terbaru partai politik di masa Pilpres 2024. PDIP berada di posisi tertinggi yakni di angka 20,2%.
Survei ini digelar selama 25 November-4 Desember 2023 dengan melibatkan 2.200 responden di seluruh Indonesia. Survei menggunakan teknik multistage random sampling dengan margin of error +- 2,09%. Survei dilakukan dengan direct interview di 38 provinsi.

Baca Juga :  Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi: Israel Bukanlah Negara Tapi Zionis Penjajah

Pada posisi kedua, yakni terdapat Partai Gerindra di angka 18,4%, dan disusul Golkar 10,1%. Peneliti ISC, Choirul Pane mengatakan elektabilitas Gerindra mengalami kenaikan dibandingkan Pemilu 2019 lalu.

Menariknya hingga akhir tahun 2023 ini beberapa partai diprediksi tidak beranjak dari survey nasional dan diprediksi tidak lolos parlemen tahun 2024 – 2029. Diantaranya : PPP, PSI, Perindo, PBB, Gelora, Hanura, Ummat, Garuda, Buruh, dan PKN.

Baca Juga :  Perjuangkan Fachrul Razi ke DPR RI, Keluarga Besar Majelis Azzabidie Kota Langsa Sampaikan Pernyataan Sikap

PPP 3,4%, PSI 3,2%, Perindo 2,2%, PBB 1,6%, Gelora 1,3%, Hanura 0,2%, Ummat 0,2%
Garuda 0,2%, Buruh 0,1%, PKN 0,1%.(*)

Share :

Baca Juga

Aceh

Ucapkan Kata ‘Piting’ Untuk Warga Rempang, Panglima TNI Minta Maaf

Politik

Akhyar Dapat Restu Dari Ikatan Keluarga NASUTION Sumut

Politik

Tak Cukup Kuorum, Paripurna Penetapan KIP Langsa Terancam Batal

Nasional

Wilson Lalengke: Menjelang Natal dan Akhir Tahun, Kewaspadaan Perlu Ditingkatkan

Politik

Pengamat Politik Fajran Zain Himbau Aparat Desa Jaga Netralitas Dalam Tahapan Menuju Pemilu 2024

Aceh

Strategi Galang Suara Pemuda Untuk Partai Aceh, Fachrul Razi Gelar Lomba Layang Tunang Piala Partai Aceh di Lhokseumawe

Nasional

Tak Akan Minta Maaf, Arteria Dahlan : Jangan Ada Sunda Empire di Kejaksaan Agung

Nasional

Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing, Demokrat: Hukum Itu Akal Sehat