Home / Aceh

Rabu, 13 Desember 2023 - 00:14 WIB

Wacana Pemindahan Rohingya Ke Aceh Tamiang, Ketua PEMATANG : Daerah Kami Bukan Tempat Penampungan

AtjehUpdate.com,- Banda Aceh |Gelombang pengungsi Rohingya terus berdatangan ke Provinsi Aceh, teranyar, sebanyak 135 warga Rohingya berlabuh di Pantai Dusun Blang Ulam, Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Kondisi ini terus menjadi perbincangan hangat beberapa waktu ini sebab kedatangan “tamu tak diundang” tersebut mendapatkan berbagai penolakan dari mayoritas masyarakat Indonesia terkhusus masyarakat Aceh.

Hal ini terbukti dari status 135 warga rohingya yang sampai saat ini belum jelas status penampungannya, mulai dari diusir warga lamreh kemudian ditolak warga Sare hingga kabar terbaru akan dipindahkan ke Aceh Tamiang dan Gayo Lues.

Kabar ini disampaikan oleh Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia, Faisal Rahman, yang menyebutkan bahwa seluruh pengungsi Rohingya di Aceh akan dipindahkan ke Aceh Tamiang dan Gayo lues.

Baca Juga :  DPRK Aceh Tamiang Tetapkan Empat Raqan Menjadi Qanun Aceh Tamiang 2022

Namun disisi lain, Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Aceh Tamiang (Pematang) di Banda Aceh, Muhammad Arrafi Zaidhan secara tegas menolak wacana tersebut karena akan berdampak bagi kestabilan warga Tamiang dikemudian hari, Selasa (12/12/2023)).

“Melihat kondisi saat ini kami secara tegas menolak wacana pemindahan pengungsi etnis Rohingya ke Aceh Tamiang, sebab kami melihat adanya potensi yang tidak diinginkan terjadi kedepannya, lagipula daerah kami bukan tempat penampungan “tamu tak diundang” yang justru akan berdampak pada kestabilan masyarakat Tamiang” ujar Arrafi.

Baca Juga :  Fachrul Razi Resmi Bertarung di DPR RI pada Pemilu 2024, Ini Alasannya

Selain itu, pemuda yang akrab disapa Rafi tersebut mendesak pemerintah untuk dapat mencari solusi yang efisien dan tepat tanpa mengenyampingkan kepentingan masyarakat Aceh sebagai anak bangsa yang harus diutamakan.

“Kami harapkan juga pihak pemerintah untuk dapat mencari solusi yang tepat dalam menangani kasus ini, tanpa mengenyampingkan kepentingan masyarakat Aceh yang sekarang diselimuti rasa khawatir. Sebab, hal ini bukan hanya tentang nilai kemanusiaan tetapi tentang harkat martabat bangsa yang harus diperjuangkan bersama-sama,” ujar Rafi tegas.(red)

Share :

Baca Juga

Aceh

Gelar Aksi di DPRK Aceh Tamiang, Tak Satupun Pimpinan Mau Temui Masa Aksi

Aceh

Temuan BPK, Participating Interest WK Block A K3S PT. Medco Belum Diserahkan ke BUMD

Aceh

Terkesan Kebal Hukum, Keuchik Di Aceh Timur Ini Tantang Wartawan Ungkap Temuan Di Desanya

Aceh

RAPBK TA 2021 Telah Diusulkan, Ini Tanggapan Fraksi Gerindra DPRK Aceh Tamiang

Aceh

Datangi Mapolres Langsa, Sejumlah Organisasi Keluarga Besar TNI Desak Polisi Tahan Pemilik Akun FB Usman Udin

Aceh

Kasus Dugaan Oknum ASN Disdukcapil Bagi-bagi Proyek Terus Bergulir, Kasi Intel: Masih Tetap Diproses

Aceh

Tiga Hakim PN Langsa Tolak Eksepsi Kantor Bea dan Cukai

Aceh

Pandangan Umum Fraksi Partai Aceh Terhadap RAPBK TA 2021 Aceh Tamiang