Home / Nasional / Opini

Jumat, 22 Desember 2023 - 08:34 WIB

Operasi Pasar Rokok Ilegal Menyasar Rumah Warga, Dimana Wewenangnya?

Oleh: Sayed Zahirsyah Al Mahdaly

AtjehUpdate.com,- Menarik jika kita melihat pemberitaan media Kompas (Senin, 12/11/23) yang viral terkait hilangnya uang warga Situbondo setalah dilakukan operasi pasar oleh Satpol PP dan Bea dan Cukai terhadap kios dan rumah warga.

Terlepas dari dugaan kehilangan uang sebanyak 25 juta rupiah milik warga Situbondo yang telah dilaporkan ke pihak Kepolisian dan kasusnya tengah berproses tersebut, penulis tertarik menelaah klarifikasi bea dan cukai yang dikeluarkan oleh Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Jember, Widodo Wiji, yang menyebutkan “Kami hanya melakukan pemeriksaan dan bukan penggeledahan terhadap rumah yang bersangkutan, memang beda tipis antara pemeriksaan dan penggeledahan, ungkapnya.

Lalu bagaimana tindakan yang benar jika kita melihat aturan terkait?. untuk pemeriksaan sendiri sudah diatur dengan jelas dalam bagian tersendiri dalam UU Nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 1995 tantang Cukai yakni Bagian Kedua mengenai Pemeriksaan. Demikian bunyi Pasal 35 ayat (1) huruf c UU Cukai dimaksud:
Pejabat Bea dan Cukai berwenang melakukan pemeriksaan terhadap tempat usaha penyalur, tempat penjualan eceran, atau tempat lain yang bukan rumah tinggal, yang di dalamnya terdapat barang kena cukai.

Baca Juga :  Kepung Senayan, Fachrul Razi Orasi Bakar Semangat Aksi Kepala Desa Tuntut Revisi UU Desa

Dengan demikian jelas, bahwa Bea Cukai berwenang melakukan pemeriksaan sesuai yang disampaikan oleh Widodo Wiji selaku Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Jember namun dikecualikan terhadap rumah dan didalamnya harus terdapat barang kena cukai sesuai pasal dimaksud.

Bagaimana jika pemeriksaan terhadap rumah tersebut terlanjur dilakukan? Tindakan tersebut termasuk ke dalam penyalahgunaan wewenang yang dilakukan aparat penegak hukum, karena pejabat bea dan cukai tidak diberikan kewenangan secara atributif oleh Undang-Undang untuk melakukan pemeriksaan terhadap rumah. Sehingga tindakan pemeriksaan rumah sudah dapat dilakukan koreksi dengan melaporkan ke pihak kepolisian tanpa menunggu ada atau tidaknya kehilangan warga Situbondo tersebut.

Menjadi pembelajaran penting sebelum melakukan operasi pasar rokok ilegal ke masyarakat, pihak yang berkepentingan dalam hal ini bea dan cukai harus mengedukasi personilnya terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat. Geli rasanya jika bea cukai sebagai aparat penegak hukum tidak paham terhadap aturan dan kewenangannya sendiri.

Baca Juga :  Motor dengan Mesin Bertenaga 250cc Ke Atas Akan Dilarang Gunakan Pertalite

Dan jangan sampai karena ketidak profesionalan para pejabat dan pegawai bea dan cukai menjadi kerugian besar bagi masyarakat yang rumahnya asal dimasuki baik digeledah maupun diperiksa, semua harus sesuai SOP yang benar dan aturan berlaku. Bahkan hanya dalam rangka penyidikan serta telah mendapat izin pengadilan lah seorang aparat penegak hukum bisa masuk ke rumah tinggal masyarakat.

Karenanya kami dari LSM Gadjah Guteh menyarankan kepada masyarakat, apabila ada aparat bea cukai dimanapun berada masuk tanpa izin kedalam rumah bukan dalam rangka penyidikan dan tanpa izin geledah dari pengadilan, walaupun mereka menunjukkan surat perintah ataupun surat tugas lawan saja sesuai dengn aturan yang berlaku laporkan kepada aparat kepolisian ataupun aparat penegak hukum lainnya. Apalagi sampai terjadi kehilangan uang hingga puluhan juta rupiah. Sudah semestinya ini menjadi atensi para penguasa karena negara kita adalah negara hukum bukan negara kekuasaan. (Penulis adalah Direktur Eksekutif Gadjah Puteh)

https://surabaya.kompas.com/read/2023/12/19/100423178/warga-situbondo-kehilangan-uang-rp-25-juta-usai-rumah-digeledah-satpol-pp

https://surabaya.kompas.com/read/2023/12/20/082908478/klarifikasi-bea-cukai-soal-warga-situbondo-kehilangan-rp-25-juta-setelah?page=1

Share :

Baca Juga

Nasional

PB SEMMI Minta Oknum TNI Diduga Penganiaya Warga Bireun Dihukum Mati

Nasional

Tanggapi Denny Siregar, Novel Baswedan: Sulit Jelaskan Pada Lalat Mana Bunga Mana Sampah

Aceh

Pengelolaan Hutan Aceh & Perdamaian : Apakah Kita Masih Bersaudara ?

Nasional

BNSP dan LSP Pers Indonesia Bergerak, Dewan Pers Kalap

Opini

Dewan Terjepit : Menjaga Martabat, Dibabat Eksekutif

Nasional

Terungkap Alasan Soeharto Tak Dibunuh Seperti Jenderal Lainnya Saat Peristiwa G30S PKI

Opini

Jangan Menyerah Menyintai Negerimu

Nasional

Fraksi Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN