AtjehUpdate.com., Aceh – Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Gadjah Puteh mendesak Menteri Keuangan melalui Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera memerintahkan Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah BLU PIP di bawah Kementerian Keuangan agar bertindak cepat dan konkret membantu UMKM korban bencana di Aceh.
Dalam keterangannya Gadjah Puteh menegaskan bahwa dampak bencana di Aceh telah melumpuhkan sektor UMKM terutama di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa di mana ribuan pelaku usaha ultra mikro kehilangan modal peralatan produksi serta akses pembiayaan untuk melanjutkan usaha mereka.
Gadjah Puteh menilai respons BLU PIP saat ini sangat lambat dan terkesan pasif jauh berbeda dengan langkah cepat yang pernah dilakukan pada tahun 2021 saat bencana banjir bandang dan Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur. Pada masa itu BLU PIP terbukti mampu menyalurkan bantuan kemanusiaan memberikan relaksasi pembiayaan serta langsung menyasar debitur UMKM ultra mikro yang terdampak bencana.
Jika pada masa bencana di NTT BLU PIP bisa bergerak cepat maka tidak ada alasan rasional untuk mengatakan sekarang tidak bisa. Bencana di Aceh sama daruratnya dan dampaknya sangat nyata bagi keberlangsungan UMKM rakyat tegas Gadjah Puteh.
Hingga kini banyak pelaku UMKM di Aceh khususnya di Aceh Tamiang dan Langsa masih berjuang memulai kembali usaha mereka dalam kondisi serba terbatas. Bantuan pembiayaan hingga Rp20 juta per UMKM sangat relevan dan krusial namun justru belum terlihat kehadiran nyata BLU PIP di tengah masyarakat terdampak.





