Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
AcehBencana AlamBerita Aceh

Dua Indikator Utama Penyebab Banjir Bandang Aceh Tamiang, Gadjah Puteh Soroti Kerusakan DAS

68
×

Dua Indikator Utama Penyebab Banjir Bandang Aceh Tamiang, Gadjah Puteh Soroti Kerusakan DAS

Sebarkan artikel ini

AtjehUpdate.com,’- Aceh Tamiang |
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gadjah Puteh merilis hasil analisa dan kajian mendalam terkait penyebab utama banjir bandang yang kembali melanda Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam kajian tersebut, LSM Gadjah Puteh menegaskan terdapat dua indikator krusial yang menjadi akar persoalan banjir besar yang kian berulang dan semakin destruktif.

Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zaher Almahdaly, menyampaikan bahwa indikator pertama adalah penebangan hutan secara masif di wilayah hulu Aceh Tamiang untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit, baik yang dikelola oleh BUMN maupun perusahaan swasta. Aktivitas ini dinilai telah merusak fungsi ekologis hutan sebagai kawasan resapan air alami, sehingga debit air hujan tidak lagi tertahan dan langsung mengalir deras ke wilayah hilir.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Alih fungsi kawasan hutan menjadi perkebunan sawit telah menghilangkan penyangga utama daerah aliran sungai (DAS). Ini bukan hanya pelanggaran tata ruang, tetapi juga kejahatan ekologis yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Indikator kedua yang tak kalah serius adalah penutupan kawasan sungai mati di sejumlah titik di Aceh Tamiang. Sungai mati yang sejatinya berfungsi sebagai kolam penampung dan penghambat limpasan air saat banjir, justru ditutup dan dialihfungsikan secara ilegal oleh oknum pembuka lahan. Ironisnya, kawasan sungai mati tersebut bahkan diperjualbelikan seolah-olah sebagai lahan sah.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

LSM Gadjah Puteh menilai praktik ini sebagai pelanggaran berat terhadap aturan lingkungan dan tata kelola sumber daya air. “Sungai mati seharusnya menjadi buffer alami ketika debit sungai utama meningkat. Ketika kawasan ini ditutup, air kehilangan ruang tampung dan langsung menghantam pemukiman warga,” jelasnya.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses