Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Gadjah Puteh Nilai Kunjungan Tim Kemenkes ke RSUD Aceh Tamiang Hanya Seremonial, Sehari Setelahnya Pegawai Ditemukan Meninggal

71
×

Gadjah Puteh Nilai Kunjungan Tim Kemenkes ke RSUD Aceh Tamiang Hanya Seremonial, Sehari Setelahnya Pegawai Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini
Foto barang pribadi dan identitas milik pegawai RSUD Aceh Tamiang yang ditemukan meninggal di area rumah sakit, tampak diperiksa oleh aparat kepolisian di lokasi kejadian.
Gadjah Puteh menilai kunjungan tim Kemenkes RI ke RSUD Aceh Tamiang hanya seremonial. Sehari kemudian, pegawai RSUD ditemukan meninggal. LSM mendesak Menkes memberikan rekomendasi pencopotan Direktur RSUD dan pejabat pembina mutu.

AtjehUpdate.com., Aceh Tamiang | 10 Oktober 2025 – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM Gadjah Puteh) menyatakan kekecewaannya terhadap kunjungan tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) ke RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis, 9 Oktober 2025, yang dinilai hanya bersifat seremonial tanpa tindak lanjut nyata terhadap berbagai laporan masyarakat mengenai buruknya mutu pelayanan dan tata kelola rumah sakit tersebut.

Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Said Zahirsyah, menilai bahwa kehadiran tim dari Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes yang dipimpin oleh drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, tidak menghasilkan evaluasi substantif maupun langkah perbaikan konkret.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Kunjungan Kemenkes ke RSUD Aceh Tamiang seolah hanya formalitas. Mereka datang, berfoto, lalu pulang tanpa menyentuh akar masalah pelayanan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat,” ujar Said Zahirsyah.

LSM Gadjah Puteh menilai, ironisnya, hanya sehari setelah kunjungan Kemenkes, yakni pada Jumat, 10 Oktober 2025, seorang pegawai RSUD Muda Sedia ditemukan meninggal dunia di lingkungan rumah sakit sendiri dalam kondisi yang memprihatinkan.
Bagi Gadjah Puteh, peristiwa tragis ini mencerminkan gagalnya fungsi pembinaan dan pengawasan dari Kemenkes terhadap rumah sakit daerah.

“Tragedi kematian pegawai sehari setelah kunjungan itu adalah tamparan keras bagi Kemenkes. Ini membuktikan bahwa kunjungan tersebut tak lebih dari kegiatan seremonial tanpa makna pembinaan,” tegas Said.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses