Askolani kemudian disebut akan bergeser ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK).
Kursi Dirjen DJPK selanjutnya akan diisi oleh pejabat yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu, yaitu Heru Pambudi.
Heru Pambudi disebut akan berpindah ke posisi baru sebagai pimpinan di BTIIK (Badan Teknologi Informasi dan Inovasi Keuangan), menggantikan pejabat sebelumnya yang belum diumumkan.
Sementara itu, Febrio Kacaribu diperkirakan tetap memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF / DJSEF), dan Luky Alfirman masih akan memegang posisi Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).
Penempatan Letjen TNI Djaka Budi Utama ke DJBC ditafsirkan sebagai strategi untuk menguatkan sisi penegakan hukum, intelijen fiskal, dan pengamanan terhadap kebocoran penerimaan negara. DJBC selama ini berada di garis depan pengawasan terhadap barang ilegal, rokok tanpa cukai, penyelundupan lintas batas, dan proteksi perdagangan dalam negeri.
Kehadiran perwira tinggi militer di pucuk pimpinan DJBC bukan hanya mencerminkan perubahan arah taktis, tetapi juga sinyal bahwa negara ingin memperkuat integritas dan ketegasan lembaga tersebut di tengah sorotan publik.(red)





