Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Berita

Gadjah Puteh Soroti Kejanggalan Data Bencana: Banyak Rumah Rusak Berat di Aceh Tamiang Diklaim Rusak Ringan, Diduga Ada Kepentingan Aparat Desa

63
×

Gadjah Puteh Soroti Kejanggalan Data Bencana: Banyak Rumah Rusak Berat di Aceh Tamiang Diklaim Rusak Ringan, Diduga Ada Kepentingan Aparat Desa

Sebarkan artikel ini
Kondisi rumah warga Aceh Tamiang pasca banjir dengan kerusakan parah pada dinding, lantai, dan struktur bangunan, LSM Gadjah Puteh menyoroti dugaan salah klasifikasi rusak ringan dan rusak berat serta meminta evaluasi data dan pengawalan aparat penegak hukum
LSM Gadjah Puteh menyoroti kejanggalan pendataan kerusakan rumah pasca banjir Aceh Tamiang, banyak rumah yang secara fakta rusak berat justru diklaim rusak ringan, bahkan diduga ada kepentingan oknum aparatur desa, Gadjah Puteh mendesak evaluasi total dan pengawalan APH karena dana bantuan adalah uang negara, bukan milik datok

Penetapan status kerusakan yang tidak akurat bukan hanya melanggar rasa keadilan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah hukum dan sosial di kemudian hari.

LSM Gadjah Puteh juga mengingatkan bahwa jika kesalahan pendataan ini dibiarkan, maka pemerintah daerah berisiko kehilangan kepercayaan publik. Masyarakat yang sudah kehilangan rumah dan harta benda tidak boleh kembali menjadi korban dari kebijakan yang tidak berpihak dan tidak berbasis fakta.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Jangan sampai negara hadir saat bencana hanya untuk mencatat, tetapi absen dalam keadilan,” tutup pernyataan LSM Gadjah Puteh.

Selain itu, LSM Gadjah Puteh juga menyoroti adanya dugaan kuat keterlibatan oknum aparatur desa, termasuk datok atau kepala desa, yang diduga lebih memprioritaskan kepentingan keluarga dan kelompok terdekatnya dengan menetapkan status rusak berat pada objek tertentu, sementara banyak rumah warga lain yang secara faktual mengalami kerusakan parah justru hanya diklasifikasikan sebagai rusak ringan.

Praktik semacam ini dinilai mencederai rasa keadilan dan memperparah penderitaan warga yang sudah terdampak bencana.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Untuk itu, LSM Gadjah Puteh secara tegas mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengawal dan mengaudit seluruh data pendataan kerusakan rumah tersebut, guna memastikan kesesuaiannya dengan kondisi riil di lapangan.

LSM Gadjah Puteh mengingatkan para datok dan aparatur desa agar tidak mengambil kesempatan di tengah kesempitan warga. Jangan menambah penderitaan masyarakat yang sudah sengsara. Dana bantuan ini adalah uang negara, bukan uang pribadi datok atau kelompok tertentu, dan wajib disalurkan secara adil, jujur, serta bertanggung jawab.(red)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses