Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Analisis Media

ISNU Aceh Tamiang Dukung Pemblokiran TikTok dan Dorong Pengembangan Aplikasi Lokal

51
×

ISNU Aceh Tamiang Dukung Pemblokiran TikTok dan Dorong Pengembangan Aplikasi Lokal

Sebarkan artikel ini
Ketua ISNU Aceh Tamiang Muhammad Mabrur dan Ajie Lingga, SH., menyampaikan dukungan terhadap pemblokiran TikTok serta dorongan pengembangan aplikasi lokal di Indonesia
ISNU Aceh Tamiang menyerukan langkah strategis dalam pemblokiran TikTok untuk melindungi nilai budaya dan mendukung pengembangan aplikasi lokal yang berdaya saing global

AtjehUpdate.com, | Aceh Tamiang – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) kabupaten aceh tamiang mendukung langkah pemerintah untuk memblokir platform TikTok di Indonesia. Langkah ini bukan hanya penting untuk menjaga kedaulatan digital, tetapi juga untuk melindungi budaya, moral masyarakat, dan kepentingan ekonomi bangsa dari dampak negatif yang dihasilkan oleh aplikasi tersebut.

” Hal ini sangat penting untuk menjaga kedaulatan digilat kita, melindungi budaya dan moral yang kian tergerus oleh budaya luar serta menjaga stabilitas ekonomi bangsa agar tidak berdampak negatif, ” jelas Muhammad Mabrur ketua ISNU Aceh Tamiang.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Mabrur sapaan akrabnya mengatakan TikTok memang dikenal sebagai platform kreatif yang memberikan ruang untuk ekspresi, namun kita tidak dapat mengabaikan berbagai dampak negatifnya.

hal senada juga disampaikan oleh kader ISNU yang juga berpopresi sebagai praktisi hukum Ajie Lingga, SH, bahwa banyaknya penyebaran konten negatif yang beredar di TikTok tidak mendidik dan bahkan merusak nilai-nilai moral serta budaya bangsa.

lanjut Ajie, Ketergantungan Teknologi Asing Keberadaan TikTok memperkuat dominasi platform asing dan menghambat pertumbuhan aplikasi lokal yang berpotensi. Ancaman Keamanan Data Pengelolaan data pribadi masyarakat Indonesia oleh pihak asing masih menjadi isu yang belum teratasi secara memadai.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

” Oleh karena itu, saya mengajak pemerintah untuk tidak hanya mengambil langkah pemblokiran, tetapi juga secara serius mendorong pengembangan aplikasi serupa berbasis teknologi lokal yang dapat menjadi alternatif. Indonesia memiliki talenta yang mumpuni untuk menciptakan platform digital berkualitas yang dapat bersaing secara global dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.” kata ajie menjelaskan.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses