dirinya juga mengusulkan beberapa langkah konkret yang perlu dilakukan oleh pemerintah:
1. Pengalokasian Dana dan Sumber Daya
Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN), harus mendukung pengembangan aplikasi lokal dengan memberikan pendanaan, pelatihan, dan kolaborasi strategis.
2. Pemberian Insentif untuk Pengembang Lokal
Insentif seperti subsidi, kemitraan, dan akses teknologi perlu diberikan kepada developer lokal untuk mempercepat pengembangan platform digital yang berkualitas.
3. Penguatan Regulasi Ekosistem Digital
Diperlukan regulasi yang tegas untuk memastikan platform lokal ini aman, bermanfaat, dan sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia.
Ajie mengungkapkan Pemblokiran TikTok bukanlah bentuk anti-globalisasi, melainkan langkah strategis untuk melindungi kepentingan nasional dan membangun kemandirian di sektor digital. Dengan inisiatif ini, Indonesia dapat menunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu menciptakan teknologi yang kompetitif dan berdaya saing tinggi, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai lokal yang kita miliki.
” Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung langkah ini demi terciptanya ekosistem digital yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi kita semua” harapnya sambil mengahiri.(red)


