Priyono Triatmojo (Direktur Penindakan dan Penyidikan/Dirdik)
Imik Eko Putro (Direktur Teknis Kepabeanan)
Akhmad Rofiq (Direktur Kepatuhan Internal)
Penguasaan wilayah strategis pun tetap dipegang oleh lingkaran yang sama, seperti Rusman Hadi di Jawa Timur I dan Agus Yulianto di Jawa Tengah & DIY.
Ajie Lingga mengingatkan kembali pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengenai adanya oknum pejabat yang gemar melakukan praktik adu domba demi mengamankan eksistensi kelompoknya.
LBH Kantara menegaskan bahwa duet Menkeu Purbaya dan Dirjen Djaka Budi Utama adalah harapan rakyat untuk membersihkan institusi Bea Cukai. Namun, harapan itu akan menjadi “gebakken lucht” atau omong kosong jika pimpinan baru justru tersandera oleh skema mutasi yang hanya memutar pion-pion lama.
”Ketidakhadiran Pak Dirjen pada pelantikan adalah alarm keras bagi Pak Menkeu. Ada kekuatan birokrasi yang mencoba membatasi ruang gerak pimpinan demi mempertahankan status quo,” tegas pengacara yang akrab disapa Advokat Pirang ini.
Sebagai penutup, LBH Kantara mendesak agar Menkeu Purbaya dan Dirjen Djaka Budi Utama bersatu padu dan melakukan evaluasi total terhadap penempatan pejabat yang terindikasi titipan kelompok tertentu.
”Menkeu dan Dirjen harus berani memutus mata rantai kronisme ini. Jika orang-orang lama masih mendominasi hanya dengan bertukar posisi, publik akan terus mempertanyakan komitmen perbaikan di tubuh Bea Cukai,” pungkas Ajie Lingga, S.H. (red)





