Tutup Disini
ⓘ Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Lumpur 3 Meter Lumpuhkan IPA Karang Baru, Ribuan Warga Terancam Krisis Air Bersih: Di Mana Keseriusan Pemkab Aceh Tamiang?

1
×

Lumpur 3 Meter Lumpuhkan IPA Karang Baru, Ribuan Warga Terancam Krisis Air Bersih: Di Mana Keseriusan Pemkab Aceh Tamiang?

Sebarkan artikel ini
Endapan lumpur setebal tiga meter menutup kanal intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karang Baru milik Perumda Tirta Tamiang pascabanjir, menyebabkan distribusi air bersih kepada pelanggan di Aceh Tamiang terganggu.
Endapan lumpur setebal tiga meter menutup kanal intake IPA Karang Baru milik Perumda Tirta Tamiang. Dua unit ekskavator dikerahkan untuk pengerukan, tetapi tambahan alat berat masih dibutuhkan agar pasokan air bersih segera pulih. (Foto: AtjehUpdate.com)

Ardina menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PU dan mendapat informasi bahwa satu unit ekskavator tambahan akan dikirimkan. Namun, hingga Minggu, alat berat tersebut belum tiba di lokasi.

Menurutnya, pengerukan menggunakan alat berat menjadi langkah utama untuk membuka kembali jalur masuk air sungai. Selain keterbatasan armada, curah hujan juga berpotensi memperlambat proses pengerjaan.

Iklan
ⓘ Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Ia berharap dukungan lintas instansi segera terealisasi agar sedimentasi dapat ditangani dan produksi air bersih kembali berjalan normal.

Ardina menegaskan, pemulihan infrastruktur air bersih pascabanjir bandang di Aceh Tamiang membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Kerusakan yang ditimbulkan bencana pada 26 November 2025 dinilai tidak dapat ditangani Perumda Tirta Tamiang sendiri.

“Perumda Tirta Tamiang hanya bisa dibenahi kalau kita bekerja secara kolektif, mengingat semuanya hancur diterjang banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang,” ujarnya.(DM/red)

ⓘ Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

ⓘ Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses