Tutup Disini
ⓘ Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Lumpur 3 Meter Lumpuhkan IPA Karang Baru, Ribuan Warga Terancam Krisis Air Bersih: Di Mana Keseriusan Pemkab Aceh Tamiang?

0
×

Lumpur 3 Meter Lumpuhkan IPA Karang Baru, Ribuan Warga Terancam Krisis Air Bersih: Di Mana Keseriusan Pemkab Aceh Tamiang?

Sebarkan artikel ini
Endapan lumpur setebal tiga meter menutup kanal intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karang Baru milik Perumda Tirta Tamiang pascabanjir, menyebabkan distribusi air bersih kepada pelanggan di Aceh Tamiang terganggu.
Endapan lumpur setebal tiga meter menutup kanal intake IPA Karang Baru milik Perumda Tirta Tamiang. Dua unit ekskavator dikerahkan untuk pengerukan, tetapi tambahan alat berat masih dibutuhkan agar pasokan air bersih segera pulih. (Foto: AtjehUpdate.com)

AtjehUpdate.com,- Kualasimpang | Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karang Baru milik Perumda Tirta Tamiang berhenti beroperasi akibat kanal intake tertutup endapan lumpur setebal tiga meter. Kondisi ini menyebabkan pasokan air bersih kepada pelanggan di wilayah Karang Baru dan sekitarnya terganggu selama tiga hari terakhir.

Kasubag Perencana Teknik Perumda Tirta Tamiang, Ardina Bara Syahputra, mengatakan sedimentasi terjadi setelah banjir melanda kawasan tersebut sekitar sepekan lalu. Endapan lumpur yang menumpuk saat air sungai surut menghambat aliran air menuju instalasi pengolahan.

Iklan
ⓘ Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Lumpur setebal tiga meter membuat air sungai tidak bisa masuk ke intake. Akibatnya, produksi air bersih sudah terhenti selama tiga hari,” kata Ardina di lokasi kanal intake IPA Karang Baru, Minggu (18/10/2026).

Untuk mengatasi kondisi tersebut, dua unit alat berat jenis ekskavator telah dikerahkan ke lokasi. Satu unit berasal dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan satu unit lainnya dari PT Adhi Karya.

Namun, jumlah alat berat tersebut dinilai belum mencukupi untuk mengeruk endapan lumpur yang luas dan tebal. Perumda Tirta Tamiang pun meminta Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) menambah armada ekskavator guna mempercepat pemulihan kanal intake.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses