“Rumah hancur, air bersih tidak ada. Terpaksa kami cuci di sini,” ujar salah seorang warga setempat.
Warga berharap adanya percepatan bantuan, terutama penyediaan air bersih, alat pembersih lumpur, serta penanganan rumah rusak berat.
Iklan
Iklan
Hingga Kamis siang, aktivitas warga masih berlangsung di tengah kepungan lumpur, mencerminkan kondisi darurat yang belum sepenuhnya tertangani





