Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Bencana Alam

Birokrasi di Atas Derita Korban Banjir, Wali Kota Langsa Didesak Copot Kasatgas Bencana

25
×

Birokrasi di Atas Derita Korban Banjir, Wali Kota Langsa Didesak Copot Kasatgas Bencana

Sebarkan artikel ini
Ajie Lingga SH Inisiator LBH Kantara mendesak Wali Kota Langsa mencopot Kasatgas Bencana terkait birokrasi bantuan korban banjir
Inisiator LBH Kantara Ajie Lingga SH menilai prosedur bantuan rumah korban banjir di Kota Langsa terlalu birokratis dan tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat pasca bencana.

“Kalau semua berlindung di balik aturan, lalu di mana empati pemerintah? Aturan dibuat untuk membantu rakyat, bukan untuk memperlambat bantuan ketika rakyat sedang menderita,” kata Ajie Lingga.

Ia menegaskan bahwa pendekatan yang terlalu kaku dalam penanganan korban bencana hanya akan memperlebar jarak antara pemerintah dan masyarakat.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Menurutnya, dalam situasi darurat, yang seharusnya dikedepankan adalah kecepatan, empati, dan keberpihakan kepada korban, bukan prosedur yang berbelit-belit.

LBH KANTARA juga menilai kepemimpinan Satgas Bencana Kota Langsa saat ini patut dievaluasi secara serius. Jika penanganan korban justru menimbulkan keluhan luas dari masyarakat, maka hal tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam manajemen dan kepekaan sosial di tubuh satgas tersebut.

“Jangan sampai pemerintah terlihat sibuk dengan aturan sementara rakyatnya masih menangis karena bencana,” ujarnya.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Karena itu, LBH KANTARA secara terbuka mendesak Wali Kota Langsa untuk segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi bahkan mencopot Kasatgas Bencana jika dinilai tidak mampu menjalankan tugas dengan profesional serta tidak berpihak kepada masyarakat.

“Masyarakat tidak butuh birokrasi ketika mereka sedang tertimpa musibah. Yang mereka butuhkan adalah kehadiran negara yang cepat, peduli, dan berpihak pada rakyat,” pungkasnya.(red)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses