Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Bencana Alam

LBH KANTARA Apresiasi Langkah Mendagri Turunkan Praja IPDN, Desak Sekolah Kedinasan Lain Ikut Terjun ke Lokasi Bencana

41
×

LBH KANTARA Apresiasi Langkah Mendagri Turunkan Praja IPDN, Desak Sekolah Kedinasan Lain Ikut Terjun ke Lokasi Bencana

Sebarkan artikel ini
LBH KANTARA Apresiasi Mendagri Turunkan Praja IPDN, Dorong Sekolah Kedinasan Lain Termasuk Akpol dan Akmil Turun ke Lokasi Bencana
LBH KANTARA mengapresiasi langkah cepat Mendagri menurunkan Praja IPDN ke desa-desa terdampak banjir dan longsor di Aceh. Namun, pemulihan pasca bencana dinilai harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sekolah kedinasan lain lintas kementerian, termasuk Akpol dan Akmil, agar negara benar-benar hadir di semua sektor terdampak.

Menurut LBH KANTARA, pelibatan lintas sekolah kedinasan memiliki urgensi strategis karena bencana merusak seluruh infrastruktur satuan kerja negara secara simultan. Dibutuhkan tenaga terdidik dari berbagai disiplin ilmu untuk mempercepat pemulihan administrasi pemerintahan, pendataan korban dan kerugian negara, pemulihan layanan transportasi dan keamanan, serta pemulihan layanan hukum dan kemanusiaan di wilayah terdampak.

Selain itu, lokasi bencana harus dipandang sebagai laboratorium nyata manajemen krisis bagi calon aparatur sipil negara, aparat penegak hukum, dan calon perwira TNI. Pengalaman lapangan di wilayah bencana menjadi pembelajaran langsung tentang kepemimpinan, koordinasi lintas sektor, pengambilan keputusan dalam situasi darurat, serta pembangunan empati sosial terhadap penderitaan rakyat.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Jangan sampai ketika mereka lulus dan menjadi pejabat, aparat, atau perwira negara, justru gagap menghadapi kondisi darurat atau force majeure. Manajemen krisis, kesiapsiagaan bencana, dan empati sosial tidak cukup dipelajari di ruang kelas. Ini harus dibentuk melalui pengalaman nyata di lapangan. Jika IPDN bisa turun memulihkan pemerintahan desa, maka sekolah kedinasan lain, termasuk Akpol dan Akmil, seharusnya bisa turun memulihkan sektor-sektor vital sesuai peran dan keahliannya,” lanjut Ajie.

LBH KANTARA berharap seruan ini menjadi perhatian serius bagi seluruh kementerian dan lembaga, sehingga pemulihan Aceh dan Sumatera Utara pasca bencana dapat dilakukan secara kolaboratif, terstruktur, dan masif. Pendekatan keroyokan lintas sektor dinilai sebagai kunci agar negara benar-benar hadir secara utuh dalam menjawab penderitaan rakyat di wilayah terdampak bencana. (red)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses