AtjehUpdate.com., Langsa – Berbicara tentang penanganan sampah, sesungguhnya persoalan ini tidak hanya menyangkut tata kelola lingkungan, tetapi juga menyentuh nilai-nilai dasar keimanan. Dalam ajaran Islam, kebersihan memiliki kedudukan yang sangat mulia. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Hadis ini seharusnya menjadi pengingat sekaligus pedoman bagi kita semua dalam bersikap dan bertindak.
Sebagai umat Islam dan warga Kota Langsa, menjaga kebersihan bukanlah pilihan, melainkan kewajiban bersama. Sudah sepatutnya kita saling mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan baik di pinggir jalan, fasilitas umum, depan tempat ibadah, maupun di lahan kosong milik warga.
Perlu dipahami bahwa sejak awal terbentuknya Kota Langsa, tidak ada satu pun wilayah yang secara sukarela menginginkan dijadikan lokasi pembuangan sampah. Hal ini tidak terlepas dari kondisi geografis Langsa yang kini berkembang pesat dan semakin padat penduduk. Oleh karena itu, kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah.
Sering muncul pertanyaan di tengah masyarakat: “Kalau begitu, di mana seharusnya kita membuang sampah?”
Jawabannya kembali kepada diri kita masing-masing dan lingkungan tempat kita tinggal. Bersihkanlah segala sesuatu semampu yang kita lakukan. Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ath-Thabrani, “Sesungguhnya Allah Ta’ala membangun Islam di atas kebersihan, dan tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang bersih.”

