Saat ini, Kota Langsa telah memiliki satu depo sampah dan satu tempat pembuangan akhir (TPA) yang berlokasi di Gampong Kebun Ireng. Di sisi lain, Langsa juga merupakan daerah yang terdampak bencana banjir. Pemerintah Kota Langsa terus berupaya melakukan penanganan secara bertahap dan berkelanjutan.
Perlu disadari bahwa setiap proses selalu mengandung pembelajaran. Jika suatu urusan dipercepat, maka Allah menghendaki kita untuk bersyukur. Jika diperlambat, Allah mengajarkan kita untuk bersabar. Dengan prinsip tersebut, Pemerintah Kota Langsa melaksanakan penanganan secara step by step, khususnya dalam pengelolaan sampah di area fasilitas umum, pusat ekonomi dan perdagangan, pusat pemerintahan, tempat ibadah, sekolah, dan ruang publik lainnya agar kembali normal.
Di tingkat gampong, Wali Kota Langsa juga telah menyurati para geuchik untuk menggerakkan gotong royong dalam penanganan sampah. Langkah ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar persoalan lingkungan dapat ditangani secara bersama-sama.
Ke depan, penanganan sampah di Kota Langsa InsyaAllah akan semakin terarah. Apa yang menjadi harapan masyarakat sejatinya telah dicanangkan oleh Wali Kota Langsa dalam 22 Program Langsa Juara, khususnya pada program perbaikan tata kelola sampah dan layanan jemput sampah ke rumah warga.
Akhirnya, mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya dan bagian dari iman. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan, kekuatan untuk terus bersyukur, dan kesabaran dalam menjalani setiap proses menuju Kota Langsa yang bersih, sehat, dan bermartabat.(redaksi)

