AtjehUpdate.com,- Aceh Tamiang | Suasana duka menyelimuti Dusun Perjuangan, Desa Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, setelah dua orang warga ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit milik PT. Desa Jaya, Blok 26. Kedua korban diketahui adalah Jonni (29), seorang petani, dan Davi Akbar (18), seorang pelajar.
Informasi penemuan mayat tersebut diterima pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, diduga kuat kedua korban meninggal akibat tersambar petir saat berada di lokasi perkebunan.
Menurut keterangan saksi, pada Sabtu, 12 Juli 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, Jonni meminta izin kepada istrinya, Lidyawati (29), untuk mencari brondolan buah sawit bersama Davi Akbar. Keduanya berjalan kaki menuju lokasi Blok 26 meski saat itu cuaca mulai memburuk. Hingga malam hari, keduanya tak kunjung pulang. Merasa khawatir karena hujan deras disertai petir, Lidyawati kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun Perjuangan, Mulyanto (48), pada pukul 22.00 WIB.
Warga sempat melakukan pencarian malam itu, namun belum berhasil menemukan keberadaan korban. Pencarian dilanjutkan pada pagi harinya dengan mengerahkan warga dalam tiga kelompok, dipimpin oleh Datuk Penghulu Desa Sidodadi. Sekitar pukul 06.00 WIB, kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi yang berbeda namun masih dalam area kebun. Jonni ditemukan dalam posisi tengkurap, sementara Davi terlentang. Kedua jasad menunjukkan ciri-ciri luka akibat sambaran petir, dengan wajah Jonni menghitam di bagian kepala, dan kaki kiri Davi berwarna hitam.





