Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Dinilai Tidak Transparan, Sejumlah Pengusaha di Langsa Enggan Salurkan Zakat ke Baitul Mal

31
×

Dinilai Tidak Transparan, Sejumlah Pengusaha di Langsa Enggan Salurkan Zakat ke Baitul Mal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pengusaha di Kota Langsa yang ragu menyalurkan zakat ke Baitul Mal karena isu kurangnya transparansi dalam pengelolaan dan penyaluran dana kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ilustrasi sejumlah pengusaha di Kota Langsa yang mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan dan penyaluran dana zakat oleh Baitul Mal.

AtjehUpdate.com,- Langsa | Sejumlah pengusaha dan masyarakat di Kota Langsa dikabarkan mulai enggan menyalurkan zakat harta mereka melalui Baitul Mal Kota Langsa. Sikap ini muncul akibat dugaan kurangnya transparansi serta kecenderungan penyaluran dana zakat yang dinilai tertutup.

Beberapa sumber dari kalangan pengusaha menyebutkan bahwa selama ini mereka rutin menitipkan dana zakat untuk disalurkan kepada anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Namun belakangan muncul kekhawatiran bahwa dana tersebut tidak sepenuhnya tersalurkan secara tepat sasaran.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Sebagian pengusaha mulai ragu menyalurkan zakat melalui Baitul Mal karena informasi mengenai penyaluran dana sangat minim dan tidak terbuka kepada publik,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat, Jum’at (13/03/2026).

Secara kelembagaan, Baitul Mal memiliki fungsi penting dalam mengelola zakat, infak, sedekah, serta harta agama lainnya. Lembaga ini juga memiliki peran dalam pengawasan dan perlindungan terhadap anak yatim piatu serta kelompok masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Namun dalam praktiknya, sejumlah pihak menilai fungsi tersebut mulai bergeser. Penyaluran bantuan disebut-sebut lebih banyak diberikan kepada kalangan tertentu yang memiliki kedekatan atau hubungan dengan pihak pengelola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses