Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Dugaan Setoran Manis Rokok Salah Banderol di Aceh: Mafia Rokok Diduga Libatkan Banyak Pihak

151
×

Dugaan Setoran Manis Rokok Salah Banderol di Aceh: Mafia Rokok Diduga Libatkan Banyak Pihak

Sebarkan artikel ini
Petugas Bea Cukai memeriksa tumpukan rokok ilegal dalam operasi penertiban di Aceh
Petugas tengah mengamankan barang bukti rokok ilegal salah banderol dalam razia gabungan di Aceh Tamiang. Fenomena ini diduga melibatkan jaringan mafia yang terorganisir hingga ke tingkat distribusi.

Kuat dugaan, praktik ini sudah berlangsung lama dan melibatkan selain internal dan eksternal instansi berwenang serta pabrik hingga agen distribusi. Meskipun razia telah dilakukan beberapa kali, peredaran rokok ilegal tetap lancar dan terdistribusi secara sistematis, menandakan adanya distribusi gelap yang mapan.

Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly, menyebut kasus ini sebagai korupsi sistemik yang melemahkan integritas institusi negara. “Jika aparat dan institusi pengawasan tidak segera bergerak tegas, maka ini akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum. Mafia rokok ini bukan pemain kecil. Uang yang berputar sangat besar, dan kuat dugaan sudah mengalir ke berbagai kalangan,” ujarnya. Ia menegaskan, kondisi ini tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga membunuh industri rokok legal yang harus berkompetisi secara tidak adil di pasar.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

LSM Gadjah Puteh bersama elemen masyarakat sipil mendesak Bea Cukai, Kepolisian, dan Kejaksaan untuk tidak lagi tinggal diam. Mereka diminta segera melakukan penyelidikan menyeluruh, transparan, dan menyasar akar masalah hingga ke aktor intelektual di balik praktik ini. “Ini momentum bagi pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, untuk menunjukkan komitmen serius dalam pemberantasan korupsi dan mafia industri rokok. Kami sebagai masyarakat telah menemukan praktik ilegal yang selama ini mengganggu pasar rokok legal dan merugikan negara dalam nilai yang sangat fantastis,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses