AtjehUpdate.com., Aceh Timur – Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, SE, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Rencana pembentukan Pansus tersebut merupakan usulan dari Fraksi Partai Aceh (FPA) dan dinilai sebagai langkah konkret negara dalam mengurai persoalan agraria hingga ke akar permasalahannya.
“Rencana pembentukan Pansus oleh DPRK menunjukkan keseriusan negara dalam mengurai konflik agraria dari akar masalahnya. Ini langkah besar yang patut kita apresiasi,” ujar Nasruddin, Senin (29/9/2025).
Menurut Nasruddin, hasil pemantauan pihaknya selama ini menunjukkan bahwa kehadiran perusahaan perkebunan sawit di Aceh Timur belum memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat sekitar.
Ia menyoroti minimnya realisasi Corporate Social Responsibility (CSR) yang semestinya menjadi hak masyarakat, serta terbatasnya kesempatan kerja bagi tenaga lokal. Selain itu, FPRM juga menemukan banyak dugaan penyerobotan tanah masyarakat di hampir seluruh wilayah perbatasan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.





