Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Bencana Alam

Gadjah Puteh Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Darurat Banjir Nasional di Aceh: “Nyawa Rakyat Jangan Jadi Taruhan!”

54
×

Gadjah Puteh Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Darurat Banjir Nasional di Aceh: “Nyawa Rakyat Jangan Jadi Taruhan!”

Sebarkan artikel ini
Warga mengungsi sambil melintasi banjir setinggi pinggang di Aceh Tamiang saat listrik padam dan akses terputus
Warga Perumahan BTN Satelit Graha, Karangbaru, Aceh Tamiang, melintasi banjir yang tiba-tiba merendam kawasan tersebut hingga setinggi lutut bahkan mencapai leher di sejumlah kampung, Rabu malam (26/11/2025). Foto: Dok. Warga

Sayed Zahirsyah menilai banjir kali ini merupakan bencana multidimensi karena bukan hanya merendam rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menghentikan seluruh aktivitas ekonomi rakyat seperti pertanian, peternakan, dan usaha kecil. Ribuan kapal motor nelayan tidak dapat melaut, ternak hanyut, dan stok kebutuhan dasar rusak total.

“Kami menyerukan agar BNPB, Basarnas, TNI–Polri, Kemenkes, dan Kementerian Sosial segera mengerahkan dukungan penuh seperti helikopter evakuasi, dapur umum besar skala nasional, logistik darurat, dan alat berat di titik-titik terisolasi. Jangan tunggu korban jiwa berjatuhan baru pusat bergerak,” lanjutnya.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Sejumlah video dan laporan warga memperlihatkan bangunan amblas ke sungai, tiang listrik tumbang, serta arus deras menutup jalan nasional. Banyak anak-anak dan lansia diturunkan dari rumah panggung menggunakan perahu darurat buatan warga. Situasi ini semakin memburuk karena curah hujan ekstrem masih berlanjut dan prakiraan BMKG belum menunjukkan tanda perbaikan.

Dengan kondisi Aceh yang hampir terputus dari segala akses vital, seruan Gadjah Puteh menjadi alarm keras bahwa bencana ini tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa daerah. Aceh membutuhkan perhatian nasional sepenuhnya, cepat dan nyata sebelum keadaan berubah menjadi lebih buruk lagi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses