Pembangunan tersebut mulai menunjukkan progres signifikan, dimulai dari pembentukan Panitia Pembangunan pada 22 Mei 2025, hingga aksi nyata di lapangan berupa kegiatan pembersihan dan pematangan lahan. Komitmen ini juga mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat dan legislatif, termasuk dari tujuh anggota DPRA Dapil 7 yang telah menyatakan siap mendukung pembangunan masjid tersebut melalui alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) senilai Rp3,5 miliar.
Ketua Aliansi Mahasiswa Aceh Tamiang – Banda Aceh, Sayed Muhammad Israfuddin, turut memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah nyata pemerintahan Armia-Ismail dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.
“Seratus hari pertama pemerintahan Bupati Armia Fahmi dan Wakil Bupati Ismail menunjukkan komitmen nyata terhadap janji kampanye, terutama pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang yang menjadi simbol religiusitas dan identitas budaya masyarakat. Langkah-langkah seperti pembentukan panitia pembangunan, kegiatan lapangan, serta dukungan anggota DPRA menandakan sinergi positif antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat,” ujar Sayed. (red)





