Selanjutnya, melalui jaringan dan relasi yang dimiliki, Wali Kota Langsa menghubungi pimpinan TNI Angkatan Laut. Upaya tersebut membuahkan hasil, rombongan akhirnya dapat kembali ke Langsa melalui jalur laut menggunakan Kapal Perang (KRI) TNI AL dari Pelabuhan Belawan pada Sabtu.
Tak kembali dengan tangan kosong, Rizki menegaskan Wali Kota Langsa justru berinisiatif membawa bantuan awal bagi masyarakat terdampak banjir.
> “Sebelum berangkat ke Pelabuhan Belawan, kami terlebih dahulu membeli sembako berupa 2.000 dus mie instan, 1.000 papan telur ayam, serta satu unit Starlink untuk memulihkan jaringan komunikasi yang terputus di Langsa,” jelasnya.
Selain Wali Kota Langsa dan Rizki Maulana, rombongan yang turut kembali ke Langsa menggunakan KRI TNI AL di antaranya dua anggota KNPI, M. Syahputra beserta dua rekannya, Ketua PN Langsa Kemas Reynald Mei, S.H., M.H. bersama satu hakim anggota, Ulphi dari Kemenkeu RI bersama dua staf, serta Taufikurrahman, Ketua Bawaslu Langsa.
Rizki juga menegaskan, foto yang sempat viral dan disalahartikan sebagai bukti Wali Kota “kabur” bahkan disebut “karaokean” adalah narasi keliru.
> “Foto itu adalah momen kami selesai belanja sembako untuk dibawa ke Langsa. Setelah itu kami langsung menuju Pelabuhan Belawan untuk pulang ke Langsa menggunakan KRI TNI AL,” tegasnya.
Ia pun berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan fakta dalam menilai situasi bencana yang tengah dihadapi bersama.(patih)





