Lebih lanjut, PANDORA menyoroti pentingnya seleksi yang transparan dan berbasis kompetensi. Proses pemilihan Sekda harus mengutamakan meritokrasi dan bukan sekadar didasarkan pada kedekatan politik atau kepentingan kelompok tertentu. “Kami akan terus mengawal proses ini agar Sekda yang terpilih benar-benar mampu membawa kemajuan bagi Aceh Tamiang,” tambah Helmi.
Dalam situasi ekonomi dan sosial yang menuntut respons cepat dari pemerintah daerah, Sekda yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang luas akan menjadi kunci dalam mendorong efektivitas kebijakan publik. Oleh karena itu, PANDORA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi proses seleksi ini demi memastikan bahwa Bupati Aceh Tamiang memilih Sekda yang terbaik bagi kemajuan daerah. (red)





