AtjehUpdate.com., ACEH TAMIANG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kantara menyoroti lambannya proses pemulihan layanan air bersih oleh PDAM Tirta Tamiang pasca bencana banjir yang melanda wilayah tersebut akhir tahun lalu. LBH Kantara mendesak Bupati Aceh Tamiang untuk segera turun tangan dan mengevaluasi kinerja Plt Direktur PDAM Tirta Tamiang yang dinilai kurang responsif dan tidak taktis dalam penanganan krisis.
Direktur LBH Kantara, Ajie Lingga, S.H., CGAP, menegaskan bahwa dalam situasi darurat bencana, manajemen PDAM seharusnya bekerja dengan strategi crisis management yang efektif, bukan malah terkesan bekerja sendiri dan lambat.
LBH Kantara menilai, lambatnya perbaikan fasilitas PDAM yang berimbas pada matinya aliran air ke rumah warga adalah bukti ketidakmampuan manajerial. Padahal, sebagai bagian dari organisasi (PERPAMSI), PDAM Tirta Tamiang memiliki akses ke jaringan tenaga ahli dari daerah lain yang siap membantu.





